Savunma – ThyssenKrupp Tawarkan Kapal Selam Tipe 214 ke Indonesia

USS Nimitz (CVN 68) dekat kapal selam Type 214 Son Won-il (SS 072),Kores Selatan di Busan Naval Base (PD-USGOV)

Dalam pameran pertahanan internasional IDEF 2017 yang diadakan di Istanbul, Turki, perusahaan Savunma Teknolojileri Mühendislik (STM) Turki, menandatangani sebuah LOI (letter of intent) dengan kelompok pembuat kapal Jerman ThyssenKrupp Marine Systems (TKMS).

Berbicara kepada Navy Recognition, perwakilan STM menjelaskan bahwa LOI ini meminta kerja sama antara kedua perusahaan dalam kontrak potensial untuk membangun tiga kapal selam Angkatan Laut Indonesia (TNI AL). Kapal selam pertama akan dibangun di Turki dan dua lagi di Indonesia.

Desain yang ditawarkan didasarkan pada konfigurasi future Turkish-configuration Type 214 diesel-electric submarine (SSK) yang saat ini dibangun oleh Gölcük Naval Shipyard di Kocaeli untuk Angkatan Laut Turki (enam kapal selam tipe 214TN telah dipesan).

Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, STM akan bertindak sebagai kontraktor utama jika Indonesia memilih desain Tipe 214. Perusahaan lain seperti DSME dari Korea Selatan dan DCNS dari Perancis juga mengusulkan desain mereka ke Indonesia.

Model Kapal selam Tipe 214 di stand TKMS di IDEF 2017 Istanbul (havyrecognition.com)

Tipe 214 SSK dikembangkan oleh Howaldtswerke-Deutsche Werft GmbH (HDW). Kapal selam ini dilengkapi propulsi diesel dengan sistem Air-Independent Propulsion (AIP) yang menggunakan fuek cell polymer electrolyte membrane (PEM) hydrogen, buatan Siemens. Kapal selam Tipe 214 berasal dari pengembangan Tipe 212.

Kapal selam tipe 214 memiliki panjang 65 meter, beam 6,3 meter, draft 6 m. Dan mampu menyelam sampai kedalaman 400 meter. Awak kapal selam terdiri dari 40 pelaut. Senjata yang digunakan termasuk ranjau, torpedo dan rudal anti kapal yang diluncurkan dari delapan tabung 533 mm.

Navyrecognition.com