Lahirnya Penerbang A-93 TNI Angkatan Udara

Sekbang A-93 ikuti tradisi terbang solo. (twitter/@_tniau)

Lahirnya Penerbang A-93 TNI Angkatan Udara 1


Sebanyak lima puluh siswa Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan ke-93 mengikuti upacara tradisi Terbang Solo Pertama dan Terakhir di Hanggar Grob Sekbang TNI Angkatan Udara, Lanud Adi Soemarmo, Solo, Kamis (18/5).

Komandan Lanud Adi Sutjipto, Marsma TNI Novyan Samiyoga, memberikan ucapan selamat kepada para siswa Sekbang Angkatan ke-93 yang telah berhasil melalui tahapan awal terbang dengan menggunakan pesawat Grob GI20TP-A, lebih khusus kepada Letda Tek Juliar yang berhasil Terbang Solo Pertama.

Danlanud Adi Sutjipto menjelaskan bahwa tradisi terbang solo merupakan ungkapan rasa syukur dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa karena para siswa telah berhasil melaksanakan tugas tahap awal terbang dengan selamat.

Penerbang militer identik dengan penerbang tempur, dan untuk membentuk calon penerbang militer yang memiliki kualifikasi yang handal, memerlukan pendidikan dengan waktu yang panjang dan beresiko tinggi.

“Saya tegaskan tidak akan ada kompromi terhadap kekurang mampuan setiap siswa, apakah siswa tersebut akan dapat melanjutkan atau diberhentikan pada tahapan bina terbang selanjutnya,” tegas Marsma TNI Novyan Samiyoga.

Rangkaian acara tradisi terbang solo ini diisi dengan pemecahan telur dan penyiraman bunga kepada siswa, serta mencium pesawat dan penyiraman massal.

Sumber: tni-au.mil.id

Leave a Reply