Saab Swedia Beri Pendidikan bagi Perwira dan Insinyur Indonesia - JakartaGreater

Saab Swedia Beri Pendidikan bagi Perwira dan Insinyur Indonesia

Salah satu yang menarik bagi para siswa adalah melihat lebih dekat sistem Gripen, dari perancangan sistem konseptual dan rekayasa berbasis model, serta melihat pesawat tempur melakukan tes terbang dan bertemu dengan pilot André (Bulan) Brännström. (saab.com)

Saab bersama Universitas Pertahanan Swedia memberikan pendidikan bagi perwira dan insinyur Indonesia terkait industri pertahanan dalam perencanaan pertahanan strategis. Kursus ini merupakan bagian dari pemberian beasiswa yang diserahkan kepada Presiden Indonesia pada 2013.

Selama dua minggu terakhir, sebanyak 16 personel dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, bersama tiga insinyur dari industri pertahanan Indonesia telah mempelajari triple helix, pengembangan skenario dan peramalan teknologi.

Kursus ini dikembangkan oleh Universitas Pertahanan (Försvarshögskolan FHS) bersama dengan Saab, dan menampilkan bagaimana entitas yang berbeda bekerja sama agar lebih mengantisipasi masa depan dan mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi ancaman dan tantangan masa depan. Kursus ini dibagi menjadi tiga bagian, dimulai dengan sebuah minggu pengantar di Indonesia dan sekarang ditutup dengan bagian kedua, yang telah mengambil bagian di Swedia. Bagian terakhir kursus akan dilaksanakan di Indonesia pada Agustus mendatang.

Komandan Stefan Silfverskiöld dari Universitas Pertahanan bertanggung jawab atas kursus tersebut. Dia merasa terkesan terhadap para siswa. Dia sepenuhnya setuju dengan Brigadir Jenderal Johan Stjernfalk yang mengunjungi para siswa di Universitas Pertahanan atas nama Menteri Pertahanan Swedia Peter Hultqvist – kami benar-benar terpesona oleh presentasi para siswa. Kami mendapat wawasan dari siswa yang cerdas dan salah satu faktor keberhasilan utama adalah gabungan personel dari semua cabang bersama dengan perwakilan industri.

Peserta adalah perwira dari Markas Besar Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan Darat. Selain itu ada juga peserta dari industri Indonesia. Mereka membentuk sebuah kelompok yang selain menerima pendidikan, juga diberi kesempatan untuk melihat-lihat contoh konkret hasil akhir tujuan kursus seperti Ground Base Air Defense, sensor dan radar, termasuk juga Gripen.

Para siswa di Universitas Pertahanan Swedia bersama dengan Brigadir Jenderal Johan Stjernfalk, Menteri Pertahanan Swedia, Komandan Stefan SIlfverskiöld dan Anders Foyer dari Universitas Pertahanan Swedia dan Roland Holmlund dan Björn Kullberg dari Saab. (saab.com)

Kursus eksekutif dalam perencanaan pertahanan strategis merupakan bagian dari program pendidikan berkelanjutan Saab dengan Indonesia, di mana Saab bersama dengan Angkatan Bersenjata Swedia dan akademisi, memberikan pendidikan kepada siswa dan profesional muda. Program ini berfokus pada transfer pengetahuan, namun juga disesuaikan untuk mendukung peluang bisnis Saab di Indonesia. Saab Global Innovation bertanggung jawab atas program ambisius yang mencakup kuliah tamu oleh pakar Saab, beasiswa master kepada siswa untuk belajar di universitas dan program eksekutif Swedia yang berfokus pada perencanaan strategi pertahanan, triple helix dan inovasi.

Sumber: saab.com

Tinggalkan komentar