Korea Selatan Perkuat Keamanan Perbatasan Dengan Empat Kapal PKX-B

Gambar hasil render komputer dari kapal patroli PKX-B Korea Selatan. © Defense Agency for Technology and Quality

Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan telah memberi kontrak berikutnya untuk 4 (empat) kapal patroli serangan cepat, yaitu Patrol Killer Experimental varian B (PKX-B) ke galangan kapal Hanjin Heavy Industries and Construction (HHIC), seperti dilansir dari laman IHS Jane.

Kontrak tersebut diberikan sebagai bagian dari rencana Korea Selatan untuk memperoleh batch awal dari 16 kapal patroli PKX-B. HHIC sebelumnya telah mendapat kontrak untuk membangun 4 (empat) unit kapal patroli PKX-B pertama, dimana kelas pertama tersebut telah diluncurkan pada bulan Juli 2016.

Pernyataan DAPA yang mengumumkan kontrak tanggal 29 Juni mengindikasikan bahwa kapal patroli PKX-B sebagian besar akan dipakai untuk meningkatkan keamanan maritim di dekat Northern Limit Line (NLL) saat kapal tersebut beroperasi.

Platform 210 ton tersebut memiliki panjang 44 m, lebar 7 m, dan dapat menampung awak sebanyak 20 personil. Kapal PKX-B ini didukung oleh mesin turbin gas LM500 6.000 shp buatan General Electric dan mesin diesel Caterpillar Marine Cat C32.

Dalam konfigurasi gabungan diesel dan turbin gas (CODAG), kapal patroli dapat mencapai kecepatan tertinggi hingga 40 knot.

Persenjataan yang terpasang pada kapal PKX-B termasuk naval gun 76 mm, dua senapan mesin 12,7 mm, dan sistem roket multi peluncur (MLRS) berkapasitas 12 laras yang dapat meluncurkan proyektil 130 mm.

Mengutip dokumen DAPA, IHS Jane melaporkan pada bulan Juli 2015 bahwa MLRS sedang dikembangkan oleh perusahaan LIG Nex1 Korea Selatan sebagai kontraktor utama, bersama dengan Hanwha dan Doosan DST.

Sharing

Tinggalkan komentar