Bom Teman Sendiri, Filipina Hentikan Operasi FA-50

FA-50PH Filipina (photo : Youtube)

Filipina untuk sementara menghentikan operasi udara pesawat tempur ringan FA-50PH di Marawi setelah terjadi insiden salah tembak teman sendiri yang menyebabkan tewasnya dua tentara Filipina dan melukai 11 lainnya.

Hal tersebut dinyatakan oleh juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) Brigjen. Restituto Padilla.

“FA-50 sebentar lagi ditarik keluar dari penempatannya sebagai pesawat serang hingga penyelidikan selesai dilakukan dan kami sudah dapat memastikan penyebab salah satu bomnya yang tidak mengenai target,” tambahnya.

Namun penggunaan kekuatan udara AFP lainnya seperti SIAI-Marchetti SF-260, Rockwell OV-10 “Bronco” dan helikopter serang lainnya akan terus berlanjut.

FA-50PH tercatat sudah 70 kali melakukan misi serangan udara jarak dekat dengan sukses. Sebelumnya Filipina puas dengan kinerja FA-50 , namun insiden yang terjadi pada 12 Juli menyebabkan Filipina harus mengevaluasi dahulu operasi udara FA-50.

Pada 12 Juli dua pesawat tempur FA-50 melakukan misi menghancurkan posisi kelompok Maute di Kota Marawi ketika salah satu bomnya meleset 250 meter dari target yang diserangnya.

Bom tersebut meledakkan sebuah gedung di dekatnya dan melemparkan tentara Filipina yang berlindung didalamnya, yang mengakibatkan tewasnya dua tentara dan melukai 11 lainnya.

Menurut Padilla, dari serangan udara yang dilakukan, satu bom tidak tepat pada sasaran, sedang tiga lainnya tepat mengenai sasaran, dan penyebab melesetnya satu bom masih diselidiki pihak Filipina.

Entah karena kompleksnya medan pertempuran, kabut yang mengganggu pandangan pilot, atau kesalahan pilot, pesawat tempur atau bom-nya, menurut juru bicara AFP yang mantan pilot pesawat tempur, kesalahan membombardir teman sendiri adalah mimpi buruk bagi pilot pesawat tempur.

NorthboundAsia

Sharing

Tinggalkan komentar