Jul 062018
 

Pelaksanaan diskusi panel bidang strategi ini adalah salah satu kegiatan dalam kalender pendidikan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-5.

Jakarta Selatan, Jakartagreater.com – Dirdik Seskoal Kolonel Laut (P) Prio Budi Leksono, S.E., M.M., mewakili Komandan Seskoal Laksamana Muda TNI Sulistiyanto, S.E, M.M, M.Sc, membuka secara resmi Diskusi Panel bidang Strategi, pada Kamis 5 Juli 2018 di Ruang Amphi Teather, Pusat Olah Yudha, Gedung O.B. Syaaf, Seskoal, Bumi Cipulir, Jakarta Selatan.

Kegiatan tersebut diikuti 135 Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) Seskoal Angkatan ke-56 TP.2018 yang terdiri dari 125 Pamen TNI AL, 2 Pamen TNI AD dan 2 Pamen TNI AU serta 6 Pamen negara sahabat yaitu Australia, Malaysia, Singapura, India, Pakistan dan Fiji.

Dalam sambutan Danseskoal Laksda TNI Sulistiyanto, yang dibacakan Dirdik Seskoal mengatakan bahwa pelaksanaan diskusi panel bidang strategi ini merupakan salah satu kegiatan dalam kalender pendidikan Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-56 dengan tujuan untuk dapat merumuskan strategi TNI AL di selat Malaka dan selat Singapura berdasarkan empiris dan idealis akademis.

“Diskusi panel bidang strategi ini diselenggarakan sebagai wahana untuk menggali, memunculkan dan menuangkan gagasan atau pemikiran konseptual dalam upaya memilih strategi yang tepat dalam mengantisipasi dan menghadapi ancaman terhadap keamanan nasional di laut khususnya Selat Malaka dan Selat Singapura berdasarkan perkembangan lingkungan strategis saat ini ”ujarnya.

Pada akhir sambutannya, Komandan Seskoal Laksda TNI Sulistiyanto, memberikan penekanan untuk dijadikan pedoman bagi Pasis antara lain agar dapat mengembangkan serta menyampaikan ide-ide inovatif dan pemikiran yang merupakan terobosan-terobosan terkait dengan keterbatasan sumber daya yang dimiliki.

Melaksanakan forum diskusi akademik secara bebas, guna menggali dan mengembangkan kajian-kajian strategis dengan melibatkan kepentingan lintas departemen. Melaksanakan diskusi ini dengan serius, setiap pendapat yang dikemukakan harus didukung dengan argumentasi dan referensi yang kuat serta bersifat realitis, aplikatif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Diskusi yang mengangkat tema “Strategi Pertahanan Negara Di Laut Dalam Menghadapi Ancaman Di Selat Malaka Dan Selat Singapura”, ini menghadirkan panelis Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) III Jakarta Laksamana Pertama TNI Denih Hendrata, S.E, M.M. dengan moderator Kolonel Laut (P) Rudi Haryanto, S.E.

Diskusi panel ini dihadiri Seklem Seskoal Kolonel Laut (S) Hardiko, S.Sos., M.M., para pejabat teras Seskoal, para Kepala Departemen, Patun serta Dosen Seskoal. (tnial.mil.id)

 Leave a Reply