Menteri Susi: Natuna Titik Penting Kedaulatan Indonesia

Dok. Menteri Susi Pudjiastuti di dek kapal USS New Orleans (US Navy/ Mass Communication Specialist 3rd Class Brandon Cyr)

Jakarta –  Laut Natuna merupakan titik penting kedaulatan Republik Indonesia sehingga penting untuk menggencarkan pengembangan sektor kelautan dan perikanan di kawasan itu, tegas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Menteri Susi Pudjiastuti menegaskan pada Rabu 9 Agustus 2017, bahwa laut Natuna merupakan titik penting kedaulatan Indonesia di laut. Untuk itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Natuna yang sudah hampir selesai.

Beberapa fasilitas yang perlu ditambahkan dalam SKPT Natuna, antara lain jumlah mesin es yang dinilai masih kurang, namun Menteri Susi menargetkan pada Oktober atau November 2017 mendatang, SKPT Natuna sudah bisa diresmikan.

“Kalau bisa, saya mengajukan Oktober-November 2017 kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk meresmikan,” ujar Susi Pudjiastuti.

Setelah pembangunan SKPT diselesaikan, tantangan lainnya adalah bagaimana membuat kapal-kapal ikan nasional dari berbagai daerah untuk tertarik singgah di Natuna.

Untuk itu, pemerintah dinilai perlu membangun fasilitas dan sarana yang dapat menarik kapal dari daerah lain, termasuk menyediakan ruang penyimpanan berpendingin dan pasar ikan segar.

“Tetapi kita juga harus menyiapkan masyarakat Natuna terlindungi yaitu dengan Perda penangkapan ikan tidak boleh terlalu ke pinggir pulau. Nanti kalau terlalu ke pinggir pulau, masyarakat pulau tidak kebagian ikan lagi,” ujar Susi Pudjiastuti .

Susi Pudjiastuti berharap pembangunan SKPT Natuna dapat menghidupkan geliat ekonomi masyarakat sekitar Natuna.

Tidak hanya Natuna, pemerintah juga akan menggeliatkan pembangunan SKPT di beberapa titik pulau terluar lainnya seperti: Tahuna, Saumlaki dan Merauke.

“Saumlaki kita baru mulai tahun depan. Ada lagi Merauke. Kita akan tambah setiap tahun,” ujarnya. Dirilis Antara 9 Agustus 2017.

Sharing

Tinggalkan komentar