Pesawat Angkatan Udara Next Generation Rusia, Tak Berawak

Sukhoi T-50 Rusia (Toshi Aoki)

Kubinka – Teknologi penerbangan pada pesawat terbang dan helikopter untuk Angkatan Udara Rusia, akan bersifat tanpa awak di masa depan, ujar Komandan Angkatan Udara Rusia, Commander of the Russian Aerospace Forces, Jenderal Viktor Bondarev, 12/8/2017.

Jenderal Bondarev menambahkan bahwa Angkatan Udara Rusia telah mencapai hasil yang sangat baik dalam latihan tempur karena waktu penerbangan tahunan masing-masing pilot tidak kurang dari 120 jam dan angka tersebut akan terus meningkat.

“Kami tidak akan pernah ketinggalan dari siapa pun. Kami tidak ragu bahwa pesawat terbang dan helikopter akan bersifat tidak berawak, ini akan menjadi peralatan penerbangan baru secara kualitatif, karena teknologi berkembang dan semua ini sedang diterapkan secara aktif di Angkatan Udara,” ujar Jenderal yang juga menjabat sebagai Commander-in-Chief of the Air Force Rusia -cabang dari Aerospace Forces.

Chief Of Russian Air Force, Kolonel Jenderal Viktor Bondarev (commons.wikipedia.org)

Jet tempur generasi kelima Rusia-Su-57, yang sebelumnya dikenal sebagai Prospective Airborne Complex of Frontline Aviation (PAK FA), atau Sukhoi T-50, setara dengan kemampuan Rusia untuk memproduksi helikopter terbaik dunia.

CEO United Aircraft Corporation, Yuri Slyusarev, selaku produsen pesawat tempur Su-57 sebelumnya mengatakan bahwa batch awal dari 12 pesawat generasi kelima tersebut akan dipasok ke Angkatan Udara Rusia pada tahun 2019. Dirilis Sputniknews.com, 12/8/2017.

Sharing

Tinggalkan komentar