Penasehat Bashar : Koalisi Pimpinan AS Berusaha Pecah Suriah

Marinir AS, USMC memberikan bantuan tembakan bagi SDF dalam pertempuran di Raqqah, Suriah, 21/6/2017. (USMC)

Damaskus – Seorang politikus penting dan penasehat media Presiden Suriah Bashar al-Assad, 17/8/2017 menuduh koalisi pimpinan AS berusaha memecah Suriah, dan mengatakan rencana itu akan gagal.

Di dalam satu wawancara dengan stasiun televisi Pan-Arab Al-Mayadeen yang ditayangkan pada Kamis larut malam, Bouthaina Shaaban mengatakan : “Membidik rakyat sipil di Ar-Raqqah -Ibu Kota de Fakto kelompok IS- dan kejahatan yang dilakukan terhadap mereka … adalah sesuatu yang memicu pertanyaan dan sangat mungkin Amerika Serikat sedang berusaha meneror warga Arab di Ar-Raqqah agar meninggalkan daerah tersebut agar mereka bisa memiliki wilayah yang cocok bagi federasi atau pembentukan wilayah Kurdi” di Suriah Utara.

Amerika Serikat akan gagal memecah-belah Suriah “sebab rakyat Suriah itu satu”, ujar wanita pejabat itu, dikutip Xinhua yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat malam, 18/7/2017.

Pernyataannya dikeluarkan saat koalisi pimpinan AS memberi dukungan kuat kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF), yang dipelopori suku Kurdi -yang memerangi IS di Ar-Raqqah.

Pembunuhan warga sipil setiap hari mendorong Pemerintah Suriah mengutuk kejahatan koalisi pimpinan AS di Ar-Raqqah dan mendesak PBB agar membubarkan koalisi tersebut.

Meskipun SDF bergerak maju di dalam Ar-Raqqah, militer Suriah dan pasukan suku bergerak maju dalam perang melawan kaum garis keras di wilayah pinggiran, dan mendekati kota kecil terakhir yang dikuasai ISIS di pinggir timur Ar-Raqqah.

Pasukan militer dan tentara sukunya telah merebut kembali pinggir barat dan Selatan Ar-Raqqah.

Sharing

Tinggalkan komentar