Bakamla Selamatkan 12 Penumpang Speedboat Kemendes PDTT

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan rombongan, di Dermaga Tunontaka, Nunukan, Kalimantan Utara, 16/8/2017 (Bakamla RI)

Denpasar – Petugas Bakamla RI menyelamatkan 12 penumpang speedboat dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), yang terhempas angin dan terombang-ambing di laut serta terdampar di dekat Pulau Bunyu, Kalimantan Utara.

“Setelah terombang-ambing selama 8 jam di laut, speedboat itu dapat terselamatkan setelah 2 Laksamana dari Bakamla RI turun langsung ke lapangan,” ujar Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Marinir Mardiono, dalam siaran pers diterima Antara, 19-8-2017 di Denpasar.

Dua perwira tinggi yang turut melaksanakan pencarian dan penyelamatan pada Jumat 18-8-2017 di Perairan Pulau Bunyu, Kalimantan Utara, adalah Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo dan Kepala Biro Umum Bakamla Laksma TNI Suradi Agung Slamet.

Sebelumnya, rombongan pertama dari Kementerian Desa sebanyak 12 orang melaksanakan serangkaian acara peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan RI pada Kamis 17-8-2017, di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia yakni di Sebatik.

Mereka berangkat pada Kamis 17-8-2017 pukul 16.30 WITA dari Sebatik untuk menuju Tarakan dengan menggunakan jalur laut, tetapi dalam perjalanan pulang, speedboat yang ditumpangi sempat terhempas angin, terombang-ambing di laut, dan terdampar pada pukul 20.00 Wita. Tim Bakamla yang juga menyokong acara peringatan Hari Kemerdekaan RI di Sebatik itu segera melaksanakan langkah cepat untuk melakukan evakuasi.

“Diropsla Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo dan Karoum Bakamla RI Laksma TNI Suradi AS menerima berita telepon dari Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Ari Soedewo, pada Kamis 17-8-2017 pukul 22.25 Wita bahwa speedboat yang ditumpangi rombongan Kemendes terdampar di posisi 331.140 N/11745.260 E,” ujar, Kapten Marinir Mardiono.

Petugas Bakamla melaksanakan koordinasi dengan Lanal Nunukan dan KRI Kerapu yang kebetulan posisi 6 mil dari tempat kejadian pun menuju tempat kejadian.

Atas perintah Laksma Rahmat Eko dan Laksma Suradi, seluruh penumpang diangkut menuju Dermaga Lantamal Tarakan dengan pengawalan KN Gajah Laut-4804 milik Bakamla RI hingga besoknya pada Jumat 18-8-2017 tiba di Tarakan.

Ke-12 rombongan staf Kemendes yang berada di speedboat adalah Febi, Nugroho, Adji, Dwi, Nita, Adrian Tuswandi, Firdaus, Refdi Iwan, Vina, Syamsul, Boby, dan staf Rocan dua orang.

“Setelah istirahat beberapa waktu di Mako Lantamal Xlll Tarakan, sesudah yakin hilang trauma dan tidak letih lagi, semua penumpang speedboat nahas diantar ke Bandara Juwata, Tarakan,” ujar Kasubbag Humas Bakamla RI, Kapten Marinir Mardiono.

Sharing

Tinggalkan komentar