Pasukan Israel Tembak Mati Warga Palestina Pemegang Pisau

Dok. Tentara Israel dan seorang anak Palestina di depan mereka (ISM Palestine)

Yerusalem – Pasukan Israel menembak mati seorang remaja Palestina yang memegang pisau pada hari Sabtu 19-8-2017 di Tepi Barat yang diduduki Israel, Polisi.
Seorang warga Palestina berusia 17 tahun mendekati sekelompok Polisi paramiliter Israel, yang ditempatkan di persimpangan Tepi Barat. Ia memegang benda seperti tas, kata juru bicara Polisi Luba Samri. Pasukan meminta dia untuk berhenti.

“Tersangka mengeluarkan pisau dan menghampiri seorang anggota pasukan. Anggota lain kemudian melepaskan tembakan dan menetralisir tersangka,” ujar juru bicara Polisi Luba Samri.

Kementerian Kesehatan Palestina memastikan bahwa remaja tersebut tewas. Tidak ada tanggapan lain dari pejabat Palestina.

Gelombang serangan jalanan Palestina yang dimulai pada 2015 telah berkurang tetapi belum berhenti. Sedikitnya 268 orang warga Palestina dan satu warga Jordania tewas sejak kekerasan dimulai.

Israel mengatakan setidaknya 179 dari mereka yang tewas adalah pelaku serangan, sementara lainnya tewas dalam bentrokan dan aksi unjuk rasa.

Dari Israel 43 warga warga tewas, 2 turis AS dan 1 mahasiswi Inggris akibat serangan dan penembakan oleh warga Palestina.

Israel menuduh kekerasan dilaksanakan atas hasutan oleh para pejabat Palestina. Otoritas Palestina mengatakan keputusasaan warganya akibat pendudukan Israel selama 50 tahun di tanah Palestina menjadi penyebab kekerasan itu.

Warga Palestina ingin mendirikan negara merdeka dengan wilayah mencakup Yerusalem Timur, Tepi Barat dan Jalur Gaza, yang semua dicaplok Israel pada perang Timur Tengah 1967. Perundingan terakhir antara kedua pihak terhenti pada 2014. Antara/Reuters, 20-8-2017.

Sharing

Tinggalkan komentar