Jul 212018
 

Latihan terjun malam ini, diikuti oleh 14 prajurit Taifib, dilaksanakan dalam 1 sorty dibagi menjadi 2 run, dengan menggunakan pesawat Cassa U-6203 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal.

Surabaya, Jakartagreater.com – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan terjun tempur, prajurit Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir (Yontaifib 1 Mar) latihan terjun malam hari pada Jumat 20 Juli 2018 di Gresik, Jawa Timur.

Latihan terjun malam ini untuk menguji kesiapan prajurit Yontaifib 1 Mar, sebagai pasukan khusus Korps Marinir TNI Angkatan Laut, agar mampu melaksanakan infiltrasi ke sasaran-sasaran terpilih dalam operasi amfibi, operasi darat dan operasi khusus lainnya.

Wakil Komandan Batalyon Intai Amfibi 1 Marinir Mayor Marinir Dadang Widyanto mengatakan, “Dengan adanya latihan ini, diharapkan mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan, naluri tempur, tentang taktik, dan tehnik khusus, yang dimiliki oleh prajurit Tri Media guna menyongsong tugas-tugas kedepan”.

Latihan terjun malam diikuti oleh 14 prajurit Taifib, dilaksanakan dalam 1 sorty dibagi menjadi 2 run, dengan menggunakan pesawat Cassa U-6203 Skuadron 600 Wing Udara 1 Puspenerbal.

Sebelum melaksanakan penerjunan, Mayor Marinir Dadang Widyanto menekankan kepada seluruh prajurit, agar selalu mentaati ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan, dan larangan-larangan yang harus dihindari, agar latihan terjun malam berjalan lancar, tertib, aman dan dapat dicapai hasil latihan yang maksimal, secara efektif dan efisien tanpa mengesampingkan faktor keamanan. (marinir.tnial.mil.id).