Angkatan Laut AS Temukan Awak USS John McCain

USS John S Mcccain yang mengalami tabrakan (U.S. Navy / Mass Communication Specialist 2nd Class Joshua Fulton)

Singapura – Penyelam Angkatan Laut dan Marinir Amerika Serikat menemukan dan mengidentifikasi jenazah kedua dalam pencarian sepuluh pelaut yang hilang setelah terjadi tabrakan antara kapal perusak peluru kendali dan kapal dagang di dekat Singapura awal pekan ini.

Penemuan ini disampaikan oleh Angkatan Laut AS pada Jumat, 25/8/2017, setelah kapal perang USS John S. McCain bertabrakan dengan kapal pengangkut minyak di perairan dekat Singapura dan Malaysia pada Senin, yang menyebabkan sebuah operasi pencarian dan penyelamatan internasional untuk pelaut yang hilang. Angkatan laut menemukan jenazah pertama dari dalam lambung kapal perang itu awal pekan ini.

“Lebih banyak penyelam dan peralatan tiba semalam untuk melanjutkan operasi pencarian dan penemuan jenazah delapan pelaut yang hilang di dalam kompartemen yang kebanjiran di kapal,” kata Armada Ketujuh Amerika dalam sebuah pernyataan di lamannya.

Pada Kamis, Angkatan Laut Amerika Serikat menangguhkan operasi pencarian dan penyelamatan yang lebih luas untuk memfokuskan upaya pencarian pada lambung kapal yang rusak, yang ditambatkan di Pangkalan Angkatan Laut Changi Singapura.

Angkatan Laut telah mengumumkan nama-nama semua pelaut yang hilang.

Tabrakan antara kapal perusak berpeluru kendali USS John S McCain dengan kapal pengangkut minyak Alnic MC itu adalah kejadian kedua melibatkan kapal perang Amerika Serikat di Asia dalam dua bulan terakhir.

Keduanya bertabrakan saat kapal perang Amerika Serikat itu hendak menuju Singapura untuk singgah secara berkala.

“Laporan awal menunjukkan bahwa John S McCain mengalami kerusakan di bagian buritan. Sepuluh anak kapal hilang dan lima terluka,” kata Angkatan Laut Amerika Serikat.

Kapal John S. McCain tidak tenggelam dan berhasil mencapai pangkalan laut Changi pada Senin siang dengan selamat. Kerusakan di kapal tersebut membuat air membanjiri tempat tidur para kru, bagian mesin, dan ruang komunikasi.

Pada Juni, USS Fitgerald hampir tenggelam di perairan Jepang setelah bertabrakan dengan kapal dagang dari Filipina. Tujuh jenazah ditemukan di ruang tidur.

Tabrakan kapal perang dengan kendaraan laut besar lain sangat jarang terjadi. Sejumlah pakar sejarah kelautan baru menemukan kejadian serupa lebih dari 50 tahun lalu.

Upaya penemuan orang yang hilang dari USS John S. McCain masih dilakukan dengan melibatkan angkatan laut Singapura, helipkopter, dan pesawat Amerika Serikat.

Di sisi lain, seorang kru dari Alnic MC kepada Reuters mengatakan bahwa tidak ada kebocoran minyak dari tanker sepanjang 183 meter berbendera Libya, yang membawa hampir 12.000 ton minyak dari Taiwan ke Singapura, Reuters/Antara, 25/8/2017.

Sharing

Tinggalkan komentar