Batalkan Black Shark, India Cari Torpedo Kelas Berat Lainnya

Angkatan Laut India saat ini telah mendekati lima produsen persenjataan dunia untuk mengirimkan torpedo kelas berat sebagai senjata utama kapal selam Scorpene class miliknya.

Menurut sumber dari Departeman Pertahanan India, Angkatan Laut India menghubungi pihak Rosoboronexport dari Rusia, SAAB Swedia, Naval Grup Prancis, ThyssenKrupp Jerman, dan Mitsubishi Jepang untuk memasok 150 torpedo kelas berat.

Project-75 atau enam kapal selam Scorpene class yang sedang dibangun India dengan bantuan DCNS Perancis, awalnya mempertimbangkan untuk melengkapi kapal selamnya dengan torpedo berat Black Shark sebagai senjata utamanya.

Namun, pada bulan Juni tahun lalu, pemerintah India membatalkan kesepakatan senilai US$ 200 juta dengan Whitehead Alenia Systemi Subacquei (WASS), anak perusahaan produsen senjata Finmeccanica Italia, karena tuduhan korupsi yang melibatkan anak perusahaan Finmeccanica lainnya, Agusta Westland.

Kapal selam pertama Scorpene class yang dibangun oleh India – INS Kalavvari diperkirakan akan dilantik di Angkatan Laut India pada akhir Agustus. INS Kalavvari telah berhasil menyelesaikan serangkaian uji coba senjata termasuk uji coba penembakan torpedo berat SeaHake buatan Jerman dan peluncuran rudal anti-kapal Exocet SM39 buatan Perancis.

Kapal selam Scorpene kedua, INS Khanderi juga sedang dalam tahap akhir uji coba laut dan diperkirakan secara resmi akan bergabung dengan Angkatan Laut India pada akhir tahun ini.

Defence Aviation Post

Sharing

Tinggalkan komentar