Diplomat AS Di Kuba Terkena Serangan Sonic Misterius

Para Diplomat AS di Kuba menderita cedera otak ringan dan berkurangnya kemampuan pendengaran akibat serangan ‘sonic’ misterius. Cedera terbaru dilaporkan telah melukai tiga Diplomat AS lainnya sehingga total jumlah korban menjadi 19 orang.

Serangkaian insiden tuli dan cedera otak yang menimpa para Diplomat AS terjadi sejak bulan November 2016 – April 2017 di Havana, Kuba. Kedubes AS di Havana dibuka kembali pada tahun 2015 setelah beberapa dekade terjadi permusuhan antara AS dan Kuba.

Beberapa gejala yang menimpa diplomat AS sangat parah sehingga terpaksa membatalkan tugas mereka dan lebih awal kembali ke Amerika Serikat.

Setelah berbulan-bulan penyelidikan, pejabat AS menyimpulkan, para diplomatnya telah diserang dengan senjata sonik canggih yang beroperasi di luar jangkauan suara yang dapat didengar dan telah ditempatkan entah di dalam maupun di luar gedung kedutaan AS atau kediaman para Diplomat.

Masih belum jelas apakah perangkat itu adalah senjata yang digunakan dalam serangan yang disengaja atau memiliki tujuan lain.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan AS membalas dengan mengusir dua diplomat Kuba dari kedutaannya di Washington pada 23 Mei.

Dailynews

Sharing

Tinggalkan komentar