2 WNI yang Diculik Abu Sayyaf Telah Bebas

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno LP Marsudi di Singapura, 7/9/2017 (Sekretariat Negara)

Singapura – Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengungkapkan dua warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah bebas sejak Kamis pagi.

“Saya sampaikan informasi terkait sandera kita, kami memperoleh informasi dari Konjen di Davao City bahwa pada 7 September 2017 pagi sekitar pukul 06.30 WIB telah bebas dua sandera WNI,” kata Retno di Singapura, Kamis, 7/9/2017.

Retno Marsudi menyebutkan dua WNI sandra kelompok Abu Sayyaf itu atas nama Saparudin bin Koni dan Syawal bin Mariam. Retno Marsudi berada di Singapura untuk mendampingi Presiden Joko Widodo yang sedang melakukan kunjungan ke negara Singapura.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno, kedua sandera saat ini masih berada di markas joint task force di Sulu untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan.

“Ini adalah prosedur tetap yang dijalani pada saat sandera bebas,” ujarnya yang dirilis Antara.

Menurut rencana, lanjut Retno, Jumat (8/9) kedua WNI itu akan dibawa ke Army Forces Filipina (AFP) Westmention.

“KJRI Davao City akan bertemu kedua sandra di Zamboanga dan kemudian akan dipulangkan ke Indonesia,” ujar Retno.

Menurut Retno marsudi, kedua WNI itu adalah ABK kapal ikan Malaysia Madai II Kunak yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf pada 19 November 2016 di wilayah perairan Batu Lahat Sabah Malaysia.

“Besok pagi mungkin akan ada update lagi mengenai hal itu,” ungkap retno Marsudi.

Sharing

Tinggalkan komentar