Prajurit TNI di Sudan, Antisipasi Serangan Penyakit

Tim Kesehatan beri penyuluhan penyakit Malaria kepada  anggota Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C UNAMID di Indobatt-03 Camp di El Geneina, Sudan, Afrika.

El Geneina РTim Kesehatan Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C UNAMID melaksanakan kembali penyuluhan sosialisasi tentang penyakit Malaria kepada seluruh anggota Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C UNAMID,  14-9-2017 di Indobatt-03 Camp di El Geneina, Sudan, Afrika.

Dantonkes Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C UNAMID Kapten Ckm Yosy Andika menjelaskan tentang penyakit Malaria yang merupakan penyakit menular akibat infeksi parasit plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk malaria yang bernama Anopheles. Nyamuk Anopheles penyebab penyakit malaria ini banyak terdapat pada daerah dengan iklim sedang khususnya di benua Afrika.

Parasit plasmodium yang ditularkan nyamuk ini menyerang sel darah merah. Sampai sekarang ini ada 4 jenis plasmodium yang mampu menginfeksi manusia yaitu plasmodium vivax, plasmodium malariae, plasmodium ovale dan plasmodium falciparum. Plasmodium falciparum adalah yang paling berbahaya dan dapat mengancam nyawa.

Gejala malaria hampir sama dengan gejala flu biasa yaitu penderita mengalami demam, menggigil, nyeri otot persendian dan sakit kepala serta penderita mengalami mual, muntah, batuk dan diare. Gejala khas malaria adalah adanya siklus menggigil, demam dan berkeringat yang terjadi berulang ulang.

Pengulangan bisa berlangsung tiap hari, 2 hari sekali atau 3 hari sekali tergantung jenis malaria yang menginfeksi. Gejala lain yaitu warna kuning pada kulit akibat rusaknya sel darah merah dan sel hati. Infeksi awal malaria umumnya mempunyai tanda dan gejala sebagai berikut menggigil, demam tinggi, berkeringat secara berlebihan seiring menurunnya suhu tubuh dan mengalami ketidaknyamanan dan kegelisahan.

Tim Kesehatan beri penyuluhan penyakit Malaria kepada anggota Satgas Yonkomposit TNI Konga 35-C UNAMID di Indobatt-03 Camp di El Geneina, Sudan, Afrika.

Satgas Yonkomposit TNI Konga XXXV-C UNAMID telah melakukan berbagai usaha pencegahan diantaranya melakukan Fogging secara berkala di seluruh area ksatriaan Indobatt-03 Camp dan sekitar Observation Post.

Secara individu juga sudah melaksanakan pencegahan seperti menghindari gigitan nyamuk dengan memakai baju tertutup, menggunakan cream anti nyamuk, memasang kelambu anti nyamuk, tidak keluar korimek sesudah senja dan menyemprotkan obat nyamuk di kamar tidur dan isi korimek serta menjaga kesehatan diri dengan makan makanan bergizi serta berolahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah serangan penyakit malaria. ujar Kapten Ckm Yosy Andika.

Diakhir penyuluhan diadakan tanya jawab kepada para audiens yang hadir mengikuti kegiatan penyuluhan sosialisasi tentang penyakit malaria. Ikut hadir dalam acara tersebut Dokter Satgas Yon Komposit TNI Konga 35-C UNAMID Mayor Ckm dr. Adi Sumanta Sembiring, Sp. PD., serta beberapa Perwira Satgas Yonkomposit TNI Konga. (Penkostrad).

Sharing

Tinggalkan komentar