Pemprov Papua Barat Pacu Pengembangan Bandara Rendani

Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat. (wikipedia.org)

Manokwari – Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar untuk memacu pengembangan Bandara Udara Rendani Manokwari.  “Kami alokasikan melalui APBD Papua Barat tahun 2017, untuk mennyokong program perpanjangan landasan pacu bandara,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Max L Sabarofex, Sabtu 16-9-2017 di Manokwari.

Max L Sabarofex merinci anggaran tersebut dibagi dalam 3 kegiatan : Rp 50 miliar untuk pekerjaan perpanjangan landasan pacu, Rp 30 miliar pembuatan “box cover”, dan Rp 20 miliar untuk membantu Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam pembebasan lahan.

Landasan pancu bandara Rendani akan diperpanjang 500 meter. Hal itu dilaksanakan agar bandara yang berada di ibu kota Provinsi dapat didarati pesawat berbadan besar. Sekarang ini, pemerintah daerah setempat sedang berusaha melakukan pendekatan dengan masyarakat untuk mempercepat proses pembebasan lahan.

“Perpanjangan ini dilaksanakan ke arah darat dan di situ ada rumah warga yang harus direlokasi. Makanya pemerintah harus melaksanakan pendekatan secara baik agar semua berjalan lancar,” ujar Max.

Pengembangan bandara untuk menyokong pembangunan daerah. Untuk itu Max berharap masyarakat menyokong rencana itu dan rela hati serta bersedia untuk direlokasi.

“Pada waktunya nanti pesawat yang masuk sekarang ini ke Manokwari tidak diterbangkan lagi dan diganti dengan pesawat baru yang lebih besar. Untuk itu dari sekarang bandara harus disiapkan,” katanya.

Max L Sabarofex mengutarakan pembangunan atau perluasan bandara tidak seperti pekerjaan jalan raya. Kajian lebih mendetail harus dilakukan untuk memastikan aspek keselamatan. Dia berharap, proses pembebasan lahan segera selesai sehingga perpanjangan landasan pacu bisa dilaksanakan secepatnya. (Antara).

Sharing

Tinggalkan komentar