Jaring Pengganti Cantrang, Bantuan KKP untuk Nelayan

Menteri Susi Pudjiastuti perkenalkan jaring ikan ramah lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, 20/9/2017 (jatengprov.go.id)

Semarang – Kementerian Kelautan dan Perikanan membantu nelayan di Provinsi Jawa Tengah dengan memberikan alat penangkap ikan ramah lingkungan sebagai pengganti cantrang yang kini dilarang.

“Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan menyerahkan 234 unit alat penangkap ikan ramah lingkungan kepada para nelayan di Semarang, Demak, Batang, Kendal dan Jepara,” ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Jawa Tengah Lalu Muhammad Syafriadi, 19-9-2017 di Semarang.

Penyerahan bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan ini, dilakukan Rabu 20-9-2017 di kantor Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Jalan Yos Sudarso, Tanjung Emas, Kota Semarang.

Alat penangkap ikan yang diterima perwakilan nelayan itu terdiri dari : gillnet permukaan sebanyak 192 unit, gillnet dasar 1 unit, dan bubu 41 unit. Total alokasi bantuan KKP untuk nelayan di Provinsi Jawa Tengah terkait dengan pelarangan cantrang, tercatat sebanyak 2.341 unit.

“Sampai sekarang ini yang sudah diserahkan ada sejumlah 690 unit, itu sudah termasuk yang diserahkan langsung oleh Menteri Susi Rabu 20-9-2017, sedangkan sisanya atau 1.651 unit akan diserahkan sampai dengan November 2017,” ujarnya. Jumlah bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan bagi nelayan Jawa Tengah dapat ditambah jika ada pengajuan resmi dari kepala daerah setempat.

“Pengajuan penambahan dilakukan Bupati dan Wali Kota disertai daftar calon penerima ‘by name by address’ sebab sesuai data dari DKP Provinsi Jateng, tercatat 5.199 kapal ukuran di bawah 10 Gross Ton yang sebelumnya menggunakan cantrang,” ujar Lalu Muhammad Syafriadi .

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menyerahkan klaim asuransi nelayan kepada ahli waris sekaligus pelepasan truk pengangkut bantuan alat penangkap ikan ramah lingkungan ke masing-masing lokasi penerima bantuan. (Antara)

Tinggalkan komentar