Satgas Yonif 621 Manuntung Siap Operasi Perbatasan

ilustrasi : Prajurit TNI jaga perbatasan RI-PNG

Barabai – Anggota Satuan Tugas (Satgas) Yonif 621 Manuntung, Barabai, Kalimantan Selatan, yang akan bertugas untuk operasi pengamanan perbatasan wilayah Indonesia dengan Malaysia siap diberangkatkan.

Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI Laksamana Pertama TNI Nurhidayat bersama petinggi TNI lainnya langsung mengecek kesiapan dan mengunjungi Mako Yonif 621 Manuntung, Rabu, 20/9/2017 di Barabai.

“Prajurit siap diberangkatkan sebab sebelumnya sudah beberapa kali melakukan latihan berbagai bidang untuk kesiapan menjadi penjaga batas Indonesia dengan Malaysia,” kata Laksma TNI Nurhidayat, yang dilansir Antara.

Laksma TNI Nurhidayat juga mengharapkan agar para prajurit nantinya dapat melaksanakan tugas mulia itu dengan penuh semangat dan rasa tanggungjawab yang tinggi. “Sesuaikan aturan yang telah di terima, jaga kesehatan, loyalitas, serta laksanakan kerjasama yang baik dengan instansi terkait di tempat penugasan,” pesan Laksma TNI Nurhidayat.

Bila dalam penugasan perbatasan ini berhasil dan berprestasi yang baik dengan tidak ada pelanggaran maka menurutnya para prajurit akan diusulkan untuk malaksanakan tugas luar Negeri. “Mereka yang berprestasi akan dimasukan dalam pasukan Garuda melalui program yang dilaksanakan PBB,” jelas Laksma TNI Nurhidayat .

Danyon 621 Manuntung Letkol Infanteri Rio Neswan yang juga akan memimpin langsung rombongan dalam keberangkatan tugasnya mengatakan bahwa jumlah personil anggota TNI dari Yonif 621 yang akan berangkat sebanyak 350 orang prajurit.

“Tanggal keberangkatan diperkirakan pada Oktober 2017 dan bertugas di wilayah Nunukan, Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia selama 12 bulan atau tergantung keperluan,” ujar Danyon 621 Manuntung Letkol Infanteri Rio Neswan.

Sharing

Tinggalkan komentar