Pengungsi Rohingya Manfaatkan Tenda Bantuan Indonesia

Tenda bantuan Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh, 21/9/2017. (@Sutopo_BNPB)

Jakarta – Sebagian pengungsi Rohingya di Distrik Cox’s Bazar Bangladesh memanfaatkan tenda bantuan dari pemerintah Indonesia pada Kamis, 21/9/2017.

“Hari ini tenda bantuan Indonesia telah dipasang di lokasi pengungsian. Bantuan Indonesia diharapkan dapat membantu meringankan beban para pengungsi yang telah sekian lama tidur beratapkan langit,” ujar Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh, Rina Soemarno, dalam siaran pers diterima Antara di Jakarta.

Lokasi pemasangan tenda berada di Thaingkali, Subdistrik Ukhiya, yang ditempati 60 ribu pengungsi yang baru datang dalam sepekan ini.

Tenda yang dipasang adalah jenis “refugee tent” dari BNPB yang dapat menampung 50 orang. Tenda ini juga dilengkapi dengan ventilasi dan alas agar para pengungsi tidak tidur di atas tanah.

Sebelumnya, tenda tersebut direncanakan berdiri, Rabu (20/9/2017), namun tertunda karena hujan lebat menghambat perjalanan truk dan pendirian tenda.

Barang bantuan yang terus didistribusikan termasuk makanan siap saji dan “family kit”. Pemerintah Daerah Cox’s Bazar memprioritaskan wanita dan anak-anak dalam pendistribusian itu.

Paket “family kit” tersebut berisi sabun, shampo, sikat dan pasta gigi dan kotak P3K.

Sebanyak 74 ton bantuan kemanusiaan dari Indonesia telah sampai di Bangladesh dalam 8 kali pengiriman dengan pesawat C-130 TNI AU, tanggal 14, 15, 16 dan 18 September 2017.

Tenda bantuan Indonesia untuk pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh, 21/9/2017. (@Sutopo_BNPB)

Bantuan kemanusiaan ini berupa beras (30 ton), selimut (14.000), sarung (17.400) makanan siap saji (2490 paket), generator listrik (10 set) tenda besar (20 unit), tanki air fleksibel (10 unit), family kit (850 paket), pakaian (900 paket), minyak goreng (325 boks), gula pasir (1 ton) dan biskuit (2000 boks).

Bantuan diserahkan kepada District Commisioner (DC) of Chittagong, Md. Zillur Rahman Chowdhury sebagai wakil Pemerintah Bangladesh pada 14 September 2017. Adapun pengiriman berikutnya di tanggal 15, 16, dan 18 September 2017 disambut oleh Additional District Commisioner of Chittagong Habibur Rahman.

Kerja sama KBRI Dhaka dengan Pemerintah Daerah setempat berjalan lancar sehingga pemasangan tenda dan pendistribusian barang bantuan Indonesia dapat dipantau dengan baik.

Pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap, berdasarkan pertimbangan Pemerintah Daerah mengenai area mana yang memerlukan barang-barang bantuan dari berbagai negara yang telah tiba di Bangladesh. (Antara).

Sharing

Tinggalkan komentar