Bandara Biak Dipersilakan Pengumpul Kargo Udara

Bandara Kasiepo Biak (Wikipedia)

Biak – Manajemen PT Angkasa Pura I Biak, Papua bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menyiapkan fasilitas Bandara Internasional Frans Kaisiepo sebagai bandara udara pengumpul (hub) kargo udara untuk wilayah Pegunungan Tengah.

“Kami sedang menambah 8 ruang terminal kargo untuk mendorong percepatan Bandara Biak sebagai pusat distribusi kargo udara ke berbagai kabupaten wilayah pegunungan,” ucap General Manager PT Angkasa Pura I Biak Djon Herry, pada Sabtu 23-9-2017 di Biak.

Djon Herry mengatakan penambahan ruang kargo Bandara Frans Kaisiepo diharapkan bisa menampung banyak barang yang diangkut dari Surabaya-Makassar serta daerah produksi lain di Pulau Jawa untuk disitribusikan ke berbagai Kabupaten Pegunungan Tengah.

Djon Herry mengakui penambahan ruang kargo Bandara Frans Kaisiepo Biak juga untuk menyokong program integrasi angkutan tol laut dan udara yang diprogramkan kabinet kerja Presiden Joko Widodo.

Fasilitas Bandara Frans Kaisiepo Biak sangat membantu program integrasi tol laut dan tol udara, menurut Djon Herry, sehingga jajaran manajemen PT Angkasa Pura I Biak siap menjadi partner kerja pemerintah kabupaten di beberapa daerah pegunungan.

“Bandara Biak sangat tepat dan layak dijadikan hub kargo untuk menjadi pusat pengiriman barang melalui pesawat udara,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Biak Djon Herry menanggapi program hub kargo Bandara Biak itu.

Pada tahun 2017 manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Frans Kaisiepo Biak telah melakukan perluasan terminal penumpang, area parkir pesawat udara serta penambahan ruang kargo untuk membantu peningkatan pelayanan angkutan udara dan kargo di wilayah Timur Indonesia. (Antara).

Sharing

Tinggalkan komentar