Serangan Cepat AH-1Z Viper

(Photo : U.S. Marine Corps photo by Lance Cpl. Brennon A. Taylor)

Selama Perang Vietnam, varian helikopter serang khusus AH-1 “Cobra” dikembangkan untuk digunakan oleh Angkatan Darat A.S. Menjelang akhir perang, Korps Marinir AS memesan versi mereka sendiri, Sea Cobra yang menggunakan dua mesin sebagai cadangan apabila satu mesin tidak berfungsi atau rusak saat beroperasi diatas laut.

AH-1Z adalah generasi ketiga Sea Cobra. Mempertahankan tampilan desain seperti ular Cobra yang mematikan. AH-1Z memiliki dua awak dan didukung oleh mesin turboshaft General Electric T700 yang sama dengan yang digunakan helikopter Apache Angkatan Darat AS.

(Photo : U.S. Marine Corps photo by Lance Cpl. Brennon A. Taylor)

Viper digunakan untuk memberikan dukungan serangan udara jarak dekat pasukan Marinir di medan tempur.

Selama invasi ke Irak tahun 2003, 46 dari 58 unit Sea Cobra yang dikerahkan cukup dekat di medan perang mengalami kerusakan akibat tembakan dari darat, termasuk dari serangan senapan mesin dan granat berpeluncur roket.

(Photo : U.S. Marine Corps photo by Lance Cpl. Brennon A. Taylor)

AH-1Z Viper dilengkapi dengan senapan gutling gun tiga laras M197 kaliber 20 mm di hidung dan memiliki dua sayap dengan tiang-tiang senjata yang bisa membawa rudal anti-tank Hellfire, roket berpandu laser Hydra 70, dan bahkan rudal udara-ke-udara Sidewinder.

Mampu melakukan serangan cepat dan mematikan, AH-1Z sangat membantu pergerakan Marinir AS, baik saat operasi pendaratan di pantai, perang kota maupun serangan anti gerilya.

Tinggalkan komentar