Trump : Tillerson, Jangan Buang Waktu Bicara dengan Korea Utara

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, saat berkunjung ke Beijing, China, 30/9/2017 (Rex Tillerson)

Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan pada Minggu, 1/10/2017 bahwa dia mengatakan kepada diplomat tertinggi AS, untuk tidak menyia-nyiakan waktu bernegosiasi dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, yang dijulukinya “Pria Roket.”

“Saya mengatakan kepada Rex Tillerson, Menteri Luar Negeri kita yang luar biasa, bahwa dia menyia-nyiakan waktunya untuk bernegosiasi dengan Pria Roket Kecil,” ujar Trump di Twitter sehari setelah Tillerson mengungkapkan bahwa Amerika Serikat secara langsung berkomunikasi dengan Korea Utara mengenai program peluru kendali nuklir namun Pyongyang tidak menunjukkan minat untuk berdialog.

“Hemat energi Anda Rex, kita akan melakukan apa yang harus dilakukan!” ujar Trump.

Sebelumnya, pada hari Sabtu, 30/9/2017, di Beijing, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Rex Tillerson, mengatakan telah berbicara langsung dengan Korea Utara mengenai kegiatan nuklir dan perluru kendalinya, namun Pyongyang tidak menunjukkan minat berunding.

Pemberitahuan oleh Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dalam perjalanannya ke China ini, adalah yang pertama kali dia berbicara menyangkut pendekatan AS ke Korea Utara tentang capaian nuklir dan peluru kendali balistik antarbenua.

“Kami sedang menyelidikinya. Jadi, tunggu saja,” ujar Tillerson kepada wartawan di Beijing.

“Kami bertanya, ‘Apakah Anda ingin berbicara?’ Kami memiliki jalur komunikasi dengan Pyongyang. Kami tidak dalam keadaan suram,” ujar Tillerson.

Dia mengatakan pembicaraan terjadi secara langsung dan mengutip tentang dua atau tiga jalur AS yang terbuka untuk Pyongyang.

“Kami dapat berbicara dengan mereka, kami telah berbicara dengan mereka,” ujarnya tanpa menjelaskan lebih jauh tentang orang Amerika mana yang terlibat dalam pembicaraan tersebut atau seberapa sering atau seberapa seriusnya percakapan mereka.

Tujuan dari setiap dialog awal akan mencari tahu langsung dari Korea Utara apa yang ingin mereka didiskusikan.

“Kami bahkan belum mendapatinya sampai sejauh ini,” katanya.

Dengan mencoba mengurangi ekspektasi, Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa saat ini tidak ada tanda-tanda bahwa Pyongyang tertarik untuk melakukan pembicaraan.

“Pejabat Korea Utara tidak menunjukkan indikasi bahwa mereka tertarik atau siap untuk melakukan pembicaraan mengenai denuklirisasi,” ujar juru bicara departemen luar negeri AS Heather Nauert dalam pernyataannya. (Antara/Reuters).

Sharing

Tinggalkan komentar