Korea Selatan Tertarik Bangun Kereta Sulawesi Selatan

Bullet Train, Korea Train Express (KTX) melaju kecepatan 305 km/jam (Photo : Mx kouhosei via Wikimedia Commons)

Denpasar – Pemerintah Korea Selatan telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi dalam pembangunan Kereta Api di Sulawesi Selatan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai pertemuan bilateral dengan Delegasi Korea Selatan dalam “Asia-Europe Meeting Transport Ministers Meeting”(ASEM TMM) di Denpasar, Bali, Rabu, 27/9/2017 mengatakan setidaknya terdapat empat proyek yang dilirik oleh pihak Korea Selatan, di antaranya KA di Sulawesi Selatan, Bandara Kualanamu, Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pelabuhan Kijing.

“Kami beri kesempatan kepada Korea untuk berinvestasi, terutama kereta di Sulawesi Selatan yang seterusnya akan didiskusikan,” ujarnya.

Budi Karya menilai Korea Selatan memiliki kompetensi dalam pembangunan kereta api, karena detail dan dengan penawaran harga yang kompetitif.

“Saya beberapa kali ke sana sangat kompeten, sangat detail dan harganya kompetitif,” katanya.

Korea Train Express KTX-Sancheon. (wikimedia.org)

Dia mengatakan sudah dibuat nota kesepahaman awal antara pembangunan infrastruktur transportasi Indonesia dan Korea Selatan yang akan dikukuhkan kembali pada dua atau tiga bulan mendatang, tingkat menteri.

Budi mengatakan potensi investasi proyek-proyek tersebut dengan Korea Selatan, yaitu Rp 20 triliun.

Sementara itu, Indonesia dan Jepang sudah sepakat tiga proyek akan dilaksanakan tepat waktu.

Tiga proyek infrastruktur yaitu Mass Rapid Transit (MRT), Pelabuhan Patimban dan High Speed Train (HST) Jakarta-Surabaya.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Bidang Perhubungan Carmelita Hartoto mendukung adanya investasi dari pihak asing agar mempercepat pembangunan konektivitas.

“Kami mendukung agar semuanya biasa cepat dan peran swasta dilibatkan agar tercipta iklim usaha yang kompetitif,” ujarnya. (Antara).

Sharing

Tinggalkan komentar