Tarakan Jadi Pangkalan Operasi Pengamanan Udara Perbatasan

F-16 TNI AU terbang bersama FA/18 USAF (USAF)

Tarakan – Pangkalan TNI AU Kota Tarakan, Kalimantan Utara, akan dijadikan pangkalan kegiatan operasi pengamanan teritorial udara wilayah perbatasan RI dengan Malaysia.

Hal ini dilakukan sehubungan dengan rawannya wilayah perbatasan disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab melalui jalur udara, kata Panglima Komando Operasi TNI AU II Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika dalam keterangan tertulisnya, pada Rabu 27-9-2017.

Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika menilai letak geografis Kota Tarakan yang berada di wilayah perbatasan dengan Malaysia sangat strategis dijadikan “home base” operasi udara di wilayah itu.

TNI AU menilai Kota Tarakan didukung sarana prasarana yang memadai yang dilengkapi lapangan udara. “Memang direncanakan membangun home base di Tarakan sebab fasilitasnya menyokong pelaksanaan operasi udara,” ujarMarsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika.

Sebagai “home base” tentunya Pangkalan TNI AU Kota Tarakan akan dilengkapi Alutsista yang canggih seperti pesawat tempur, Helikopter dan peralatan perang lainnya untuk disiagakan setiap waktu jika dibutuhkan.

Marsekal Muda TNI Yadi Indrayadi Sutanandika menjelaskan, Lanud TNI AU Kota Tarakan ke depannya akan dijadikan kekuatan tempur dan angkutan yang mengandalkan Alutsista berupa Helikopter atau Drone yang dapat dijadikan pemukul atau penyokong kekuatan militer.

Untuk mewujudkan rencana Pangkoopsau II tersebut maka Lanud Tarakan juga akan dilengkapi sarana prasarana dengan perluasan Apron agar mampu menampung lebih banyak pesawat tempur. (Antara).

Sharing

Tinggalkan komentar