Bayar Uang Muka, Turki Ingin S-400 Dikirim Lebih Cepat

Setelah membayar uang muka, Turki ingin pengiriman sistem rudal S-400 lebih dipercepat. Pejabat Rusia Vladimir Kozhin mengatakan Turki meminta pengiriman lebih awal sistem rudal permukaan-ke-udara S-400.

“Ya, kami telah menerimanya (pembayaran lanjutan), kami belum bisa menyebutkan tanggal pengirimannya, yang Turki inginkan lebih cepat dari tahun 2019, tapi masalahnya masih dibahas,” kata Kozhin seperti dikutip Sputnik, Jumat.

Sistem S-400 memiliki jangkauan 400km (248 mil) dan dapat menembak jatuh hingga 80 target secara bersamaan, yang mengarahkan dua rudal pada satu target.

Pekan lalu, Ankara dilaporkan melakukan pembayaran pertama untuk pengiriman rudal darat-ke-udara Rusia S-400 ke Turki. Kesepakatan itu diperkirakan bernilai US$ 2,5 miliar (£ 1,9 miliar).

Turki memiliki kekuatan militer terbesar kedua di Nato. Aliansi NATO bereaksi skeptis dengan keputusan Turki dengan mengatakan sistem S-400 tidak sesuai dengan standar peralatan NATO.

AS juga telah memperingatkan Turki bahwa pembelian sistem rudal anti pesawat baru dari Rusia mungkin telah melanggar undang-undang AS yang bisa memberikan sanksi otomatis untuk dikenakan terhadap Ankara.

Namun, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menolak kekhawatiran Barat tentang kesepakatan senilai US$ 2,5 miliar, dengan mengatakan NATO sendiri yang harus dipersalahkan karena telah lamban menyediakan sistem senjata persenjataan anti pesawat jarak jauh kepada Turki.
Defenceworld

Sharing

Tinggalkan komentar