Sistem Pertahanan Udara S-400 Memang Mantap !

Sistem Rudal S-400 (Vitaly V. Kuzmin)

Jakartageater.com. Arab Saudi dikenal sangat selektif dalam memilih sistem persenjataan militer. Contohnya saja pesawat tempur F-15 SA. Mereka mau membelinya, jika peralatan militer itu dipercayai sangat prima. Untuk itu situs Nastional Interest sempat menganalisa bahwa jet tempur F-15 SA yang diterima Arab Saudi sejak awal tahun 2017, adalah pesawat F-15 paling canggih yang pernah dibangun oleh manusia.

Arab Saudi bisa dikatakan merupakan pelanggan setia sistem pertahanan Amerika Serikat, seperti: membeli 150 unit helikopter Black Hawk, membeli kapal perang siluman Littoral Combat Ships (LCS), Sistem THAAD, Hulu ledak penetrator dan bom dipandu laser Paveway dari Raytheon dan memesan 115 unit MBT M1A2 Abram. Semuanya senjata modern dan kelas satu.

Namun, Arab Saudi belum puas dengan kemampuan sistem THAAD rudal Patriot tersebut.

Arab Saudi telah menyetujui kesepakatan untuk membeli sistem pertahanan rudal S400 dari Rusia pada hari Kamis, 5/10/2107, saat kunjungan kenegaraan Raja Salman Bin Abdulaziz ke Moskow, Rusia, seperti dirilis Alarabiya.net.

Kesepakatan tersebut akan memungkinkan kerajaan Arab Saudi untuk mengakuisisi salah satu platform pertahanan rudal paling maju di dunia.

S-400 Triumf adalah sistem pertahanan udara : anti pesawat terbang, anti-rudal balistik dan anti-rudal jelajah yang telah yang dioperasikan Angkatan Darat Rusia sejak 2007.

Sistem ini menggunakan empat rudal: rudal jarak jauh 400 km, rudal jarak jauh 250 km, rudal jarak menengah 120 km dan rudal jarak dekat 40 km.

Sistem ini memberi Arab Saudi kemampuan pertahanan multi-lapis melawan ancaman udara.

S-400 digunakan oleh tentara Rusia, Belarusia dan Cina. Turki dan India sedang menunggu pengirimannya.

Meskipun kerajaan Arab Saudi menggunakan basis pertahanan rudal Amerika-Eropa yang sangat bergantung pada sistem rudal Patriot Raytheon, masuknya sistem Rusia ini tidak akan mempengaruhi namun meningkatkan sistem yang ada, ujar Riad Kahwaji, Chief Executive of the Institute of Near East and Gulf Military Analysis di Dubai.

“S400 adalah platform rudal yang efektif yang dapat dimanfaatkan secara efektif asalkan jaringan komunikasi terpasang,” katanya. “Selama komando dan kontrol Anda bisa saling komunikasi dan melihat ancaman yang muncul, Anda baik-baik saja dengan sistem ini,” tambahnya.

Arab Saudi sudah memiliki sistem peringatan dini dengan radar, pesawat peringatan dini dan sistem pertahanan rudal, Kahwaji menambahkan.

Arab Saudi tidak hanya membeli S-400 dari Rusia, tapi juga termasuk : Kornet-EM anti-tank missiles, TOS-1A MRL & thermobaric weapons, AGS-30 automatic grenade launcher dan AK-103.

Tinggalkan komentar