56 Pemuda Morotai Siap Diselekesi Menjadi Anggota TNI AD

Sejumlah 56 pemuda dari Kabupaten Pulau Morotai sudah terdaftar pada panitia penerimaan Secata PK pulau terluar TNI AD tahun 2017 yang dipusatkan di Gedung MTQ Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Moro.

Morotai, Jakartagreater,com – Sejumlah 56 pemuda yang berasal dari Kabupaten Pulau Morotai sudah terdaftar pada panitia penerimaan Secata PK pulau terluar TNI AD Gelombang II tahun 2017 yang dipusatkan di Gedung MTQ Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, dirilis tniad.mil.id.

Pantia seleksi yang terdiri dari tim gabungan Ajen, kesehatan, jasmani dan penerangan tiba pada Jumat, 6-10-2017 di Pelabuhan Daruba dengan menumpang kapal komersial.

Setibanya di Pulau Morotai, tim langsung bekerja melaksanakan pemeriksaan awal para peserta yang sudah menunggu di lokasi yang dikoordinir oleh Koramil 1508-05/Daruba.

Pemeriksaan meliputi jasmani awal, kegiatan tersebut masih akan berlangsung hingga besok hari (Senin, 9-10-2017) sehingga bagi para pemuda Morotai yang memenuhi persyaratan masih diberikan kesempatan mendaftar hingga besok Senin 9-10-2017 sebelum test lanjutan dilaksanakan.

Sejumlah 56 pemuda dari Kabupaten Pulau Morotai sudah terdaftar pada panitia penerimaan Secata PK pulau terluar TNI AD tahun 2017 yang dipusatkan di Gedung MTQ Desa Darame Kecamatan Morotai Selatan Kabupaten Pulau Moro.

Pelaksanaan test dilakukan secara terbuka dan transparan sehingga diharapkan dapat menyeleksi para pemuda terbaik dari Morotai untuk dididik menjadi prajurit TNI AD.

Sementara itu Kepala Ajen Korem 152/Babullah Mayor Caj Leonard Hutapea dalam keterangannya menyampaikan bahwa dengan adanya kebijakan dari pimpinan Angkatan Darat untuk menyelenggarakan penerimaan Secata pulau terluar ini sebagai bentuk kepedulian Angatan Darat terhadap potensi-potensi pemuda yang berasal dari pulau terluar seperti Morotai ini untuk menjadi prajurit TNI AD.

Oleh sebab itu dengan mengirimkan tim tersendiri untuk melaksanakan seleksi dengan istilah “jemput bola” atau mendatangi lokasi serta dikhususkan bagi putra asli dari Morotai.

Tinggalkan komentar