Panglima TNI : Prajurit TNI dan Polri Harus Solid

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tetap tegaknya NKRI, oleh karena itu harus solid.

Jakarta, Jakartagreater.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merupakan tonggak penyangga tetap tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh sebab itu, Prajurit TNI dan Personel Polri harus solid.

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sewaktu memberikan pembekalan kepada 951 Perwira Siswa (Pasis), yang  terdiri atas :

  1. 138 Pasis Sesko TNI.
  2. 61 Pasis Sespim TI.
  3. 272 Pasis Sesko AD.
  4. 122 Pasis Sesko AL.
  5. 100 Pasis Sesko AU.
  6. 258 Pasis Sespimmen.

Pembekalan ini bertemakan : “Melalui Program Kegiatan Bersama (PKB) Kejuangan, TNI dan Polri Bertekad Memantabkan Kembali Integritas, Stabilitas dan Ketahanan Nasional, Dalam Rangka Menegakkan Kedaulatan dan Mempertahankan Keutuhan NKRI”. Kegiatan berlangsung  di Gedung Soedirman Secapa TNI AD, Bandung, Jawa Barat, pada Selasa 10-10-2017.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tetap tegaknya NKRI, oleh karena itu harus solid.

Panglima TNI menjelaskan bahwa solid tidak harus dengan satu atap, tetapi bagaimana TNI dan Polri sesuai dengan fungsi dan visinya melaksanakan tugas dengan profesional dan saling mengisi kekosongan.

“Tugas TNI adalah menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI harus pakai senjata, sedangkan Polisi tugasnya menjaga Kamtibmas dan penegakan hukum serta melindungi masyarakat,” ujar Panglima TNI yang dirilis Puspen TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa TNI dan Polri harus bebas dari politik praktis, dan jangan sampai ada anggota TNI maupun Polri yang terlibat langsung maupun tidak langsung dari urusan perpolitikan. “Politik TNI dan Polri adalah Politik Negara yang berurusan dengan kedaulatan, keamanan negara dan bangsa Indonesia,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menyampaikan bahwa TNI dan Polri adalah tonggak penyangga tetap tegaknya NKRI, oleh karena itu harus solid.

Lebih jauh Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI dan Polri adalah 2 institusi yang mengawal berjalannya mekanisme demokrasi dengan aman dan damai. “Jangan sampai para Perwira atau Jenderal aktif bermain politik,” kata Panglima TNI.

Mengakhiri ceramahnya, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berpesan kepada para Perwira Siswa jangan sampai TNI dan Polri diadu domba. “Wujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang, dengan kata kunci TNI dan Polri harus Solid,” ujar Jenderal TNI Gatot Nurmantyo .

Tinggalkan komentar