Perang Menteri Susi Melawan Illegal Fishing Membawa Hasil

dok. Menteri Susi Pudjiastuti perkenalkan jaring ikan ramah lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, 20/9/2017 (jatengprov.go.id)

Jakarta, Jakartagreater.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan sejumlah dampak positif kepada nelayan, dari perang melawan praktik penangkapan ikan “illegal fishing” yang dilakukan selama 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Dalam paparan 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK, Menteri Susi menjelaskan melalui penenggelaman kapal pencuri ikan, stok sumber daya ikan terus meningkat dari 6,52 juta ton pada 2011 menjadi 12,54 juta ton pada 2016.

“Hasil dari perang melawan illegal fishing, stok ikan naik dari 6,5 juta ton menjadi 7,3 juta ton (2013), kemudian tahun kemarin mencapai 12,5 juta ton,” kata menteri Susi, di Kantor Staf Presiden Jakarta, 18-10-2017.

Menteri Susi mengatakan hampir di seluruh kawasan perairan tangkap di Indonesia dikuasai nelayan-nelayan asing ketimbang nelayan Indonesia. Kemudian sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo, pemberantasan “illegal fishing” gencar dilakukan.

KKP mencatat sejak akhir 2014 hingga memasuki triwulan akhir 2017, secara keseluruhan Menteri Susi telah berhasil yakni :

  1. Menenggelamkan 663 unit kapal pencuri ikan.
  2. Stok ikan yang meningkat.
  3. Pemberantasan illegal fishing juga berdampak pada nilai tukar nelayan dari 104,63 pada 2014 menjadi 111,53 karena hasil tangkapan nelayan yang meningkat juga.
  4. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan sebelumnya selalu di bawah rata-rata perekonomian nasional, yakni pada 2015 mencapai 8,35 persen.
  5. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan tahun 2016 mencapai 7,03 persen.
  6.  Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan tahun 2017 mencapai 7,08 persen.

Hal lain yang patut diapresiasi menurut Menteri Susi Pudjiastuti adalah peningkatan konsumsi ikan di masyarakat yaitu :

  1. Data KKP mencatat konsumsi ikan pada 2014 sebesar 38,14 kg per kapita, kemudian naik menjadi 41,11 kg per kapita pada 2016.
  2. Ditargetkan naik lebih signifikan menjadi 47,12 kg per kapita pada akhir 2017.
  3. Kalau dikali dengan 250 juta, sebesar sekitar 1,2 juta ton.
  4. Yang kita makan dari ikan baik budidaya maupun tangkap itu sudah 1,25 miliar dolar.
  5. Sementara itu, ekspor perikanan pada 2015 menyumbang sebesar 3,94 miliar dolar AS .
  6. Kemudian pada tahun 2016  naik menjadi 4,17 miliar dolar.
  7. Data sementara pada tahun 2017 membukukan pendapatan 2,83 miliar dolar.

(Antara).