Rusia-Filipina Teken Kontrak Pengiriman Roket Anti-Tank

RPG-7V (Vitaly V. Kuzmin)

Rusia-Filipina Teken Kontrak Pengiriman Roket Anti-Tank 1

Clark. Jakartagreater.com. Pemerintah Moskow dan Manila telah menandatangani kontrak untuk pengiriman peluncur granat RPG-7B buatan Rusia dan amunisi ke Filipina, ungkap situs TASS, 24/10/2017.

Kontrak tersebut ditandatangani oleh CEO Rosoboronexport Rusia, Alexander Mikheyev dan Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana di hadapan Menteri Pertahanan Rusia Jenderal Sergey Shoigu.

Upacara penandatanganan tersebut berlangsung di Clark Filipina, tempat berlangsungnya pertemuan dan dialog ASEAN Defense Ministers Meeting (ADMM)-Plus / ADMM Plus ke-4.

RPG-7 adalah roket anti-tank dengan penampilan sederhana namun ditakuti. Prajurit dengan mudah membawa dan mengoperasikan anti-tank rocket grenade launcher ini yang memiliki bobot 6,3 kg saat amunisi terisi. Bobot kosong peluncur : 4.5 / 2.6 kg

Belum diketahui spesifikasi khusus apa yang dimiliki oleh varian RPG-7B yang akan diterima Filipina.

Namun, secara umum, memiliki beberapa varian. Menurut Armyrecognition.com, RPG-7V diluncurkan tahun 2007 dilengkapi dengan night vision sights. Adapun varian terakhir dari RPG-7V2 dapat menembakkan amunisi standar dan dual HEAT, fragmentation and thermobaric rockets.

RPG-7D yang dirancang untuk pasukan udara (airborne), dengan model RPG-7 yang bisa dilipat dua, agar mudah dibawa.

Amunisi RPG-7 (comons.wikipedia.org)

Rusia-Filipina Teken Kontrak Pengiriman Roket Anti-Tank 2

Berbagai amunisi bisa digunakan oleh RPG ini dan juga telah diproduksi di sejumlah negara selain Rusia, seperti : China, Slovakia, Iran, dengan kaliber: 40, 70 hingga 105mm.

Guidance system penembakan menggunakan optical sight and night vision, untuk target dengan jarak 200 sampai 500 meter. RPG ini dioperasikan oleh satu prajurit dan telah digunakan luas oleh sekitar 65 negara.

RPG-7 dirancang untuk menghancurkan : light vehicle, infantry combat vehicle, armoured personnel carrier, helikopter, dan bangunan.

Leave a Reply