Pembangunan Bendungan Raknamo Segera Rampung

Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan meninjau perkembangan pembangunan Bendungan Raknamo, Kupang , NTT, 30/10/2017. (Kemenko Kemaritiman)

Kupang, Jakartagreater.com – Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi cepatnya pembangunan bendungan Raknamo di desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, sehingga pembangunan bendungan tersebut lebih cepat 15 bulan dan sudah mencapai 98 persen.

Mereka sangat cepat membangunnya buktinya sekarang ini sudah mau selesai, katanya kepada wartawan pada Selasa 31-10-2017 di Kupang, NTT. Hal ini disampaikannya setelah selesai meninjau perkembangan dari bendungan Raknamo yang dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2017 mendatang.

Kedatangan Menko Luhut ke bendungan ini didampingi oleh Gubernur NTT Frans Lebu Raya sesudah sebelumnya memantau pabrik Garam di Bipolo yang dikelola oleh PT. Garam Indonesia. Luar biasa pembangunannya. Per hari ini proses pembangunannya sudah mencapai 98 persen. Nah untuk 2 persen lagi akan diresmikan oleh Bapak Presiden pada Desember 2017 mendatang, ujarnya.

Setelah selesai melihat dan memantau perkembangan dari bendungan itu Menko Luhut mengatakan bahwa akan melaporkan perkembangan dari bendungan tersebut kepada Presiden Joko Widodo sehingga nantinya dapat diresmikan Jokowi. Namun jadwal tetapnya belum bisa ia pastikan.

Menko Luhut Binsar Panjaitan menambahkan seharusnya pembangunan bendungan yang dibangun di atas lahan seluas 246 hektare tersebut selesai pada tahun 2018 tetapi ternyata hingga sekarang ini justru tinggal menunggu peresmian Presiden Joko Widodo.

Sementara itu kepala Balai Sungai wilayah NTT Agus Sosiawan mengaku hingga sekarang ini baru ada 3 bendungan yang sudah dibangun dan akan menyusul satu bendungan lagi yang akan mulai dikerjakan pada tahun 2018.

Awal tahun 2018 pasti sudah dikerjakan. Sebab dalam akhir tahun ini sudah ada teken kontrak dengan pemerintah, tambahnya. Lebih lanjut Agus Sosiawan mengatakan perkembangan bendungan NTT sendiri ada yang sudah hampir selesai dan ada yang baru dimulai.

Untuk bendungan Rotiklot yang sedang di bangun di Kabupaten Belu sampai sekarang ini perkembangan pembangunannya sudah mencapai 90 persen. Kemudian Raknamo 98 persen dan dari Bandungan napungete di Kabupaten Sikka baru mencapai 25 persen.  (Antara).