May 092018
 

Sebanyak 1.620 personel penyelenggara dan pendukung latihan PPRC TNI Tahun 2018 pada Senin 7 Mei 2018 mulai berangkat menuju ke daerah latihan di Morotai Maluku Utara, Timika Papua Barat dan Pulau Selaru Maluku Tenggara Barat

Malang, Jakartagreater.com – Sebanyak 1.620 personel penyelenggara dan pendukung latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI Tahun 2018 pada Senin 7 Mei 2018 mulai diberangkatkan menuju ke daerah latihan di Morotai Maluku Utara, Timika Papua Barat dan Pulau Selaru Maluku Tenggara Barat dengan menggunakan 3 pesawat Hercules dibagi beberapa sorty penerbangan, melalui Lanud Juanda Surabaya dan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Menurut Komandan Satgas Penerangan (Dansatgaspen) Latihan PPRC TNI tahun 2018, Kolonel Arm Edwin Habel, S.A.P., sebelumnya sudah ada team advance yang berangkat mendahului. “Personel yang berangkat melalui Halim dan Juanda saat ini langsung menuju ke daerah tugas masing-masing yaitu Timika, Selaru dan Morotai,” ujarnya.

Dansatgaspen PPRC TNI mengatakan bahwa khusus untuk tim yang bertugas di Pulau Selaru-Maluku Tenggara Barat, setelah sampai di Bandar Udara Saumlaki langsung melanjutkan perjalanannya menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan.

“Informasi untuk saat ini ombak laut menuju Pulau Selaru kurang bersahabat, sehingga kemungkinan waktu yang ditempuh akan bertambah. Mudah-mudahan perjalanan hari ini lancar dan aman sampai tujuan,” harapnya.

Sementara itu, tim penyelenggara dan pendukung yang berangkat terdiri dari, personel Kodiklat TNI (Penyelenggara), unsur Satgas Darat (Satgasrad), Satgas Laut (Satgasla), Satgas Udara (Satgasud), Satgas Penerangan (Satgaspen), Tim Dukungan Kesehatan (Dukes) dan Tim Bakti Sosial.

Adapun latihan lapangan PPRC TNI dilaksanakan Sbb :

  1. Di Morotai, Timika dan Selaru akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2018 mendatang.
  2. Bertindak sebagai Komandan PPRC TNI Brigjen TNI Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H. jabatan sehari-hari Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad.
  3. Wakil Komandan PPRC TNI Kolonel Pnb Andi Wijaya, S.Sos jabatan sehari hari Danlanud Abdulrachman Saleh Malang.

(Satgaspen PPRC TNI)

  19 Responses to “1620 Personel PPRC TNI, Bergerak ke Daerah Latihan”

  1.  

    horee ….artikelnya nglemot,,..hhhhhh…..

  2.  

    SOP…SOP buntut

    mbok matikan alat komunikasinya mbok

    sukses selalu jgn lupa bawa oleh2

  3.  

    Saya nunggu komen agato aja….siapa tau hr ini dia bakal esmosi sambil nangis guling2 nulis komen…..xicixicixi

  4.  

    Maluku Utara sangat indah alamnya….apalagi sebelah selatan ada minyak bumi dan gas yg melimpah ruaaah….di tambah dekat perbatasan laut Timor Leste….bikin tetangga ngileeer n jadi kepo saja kata anak sekarang.

  5.  

    Sepertinya sengaja hingga daerah latihanya bukan pda tempat biasanya.. Hehehe.. Sekali dayung aakan pasang rumpun dan ranjau..

  6.  

    Mantap.. medali 1 shot 2 kills buat 2 Sniper Indonesia di AASAM 2018

    https://militerhebatdunia.blogspot.co.id/2018/05/hebatrekor-one-shot-two-kills.html

  7.  

    Apa ada potensi ancaman makanya TNI semakin meningkatkan latihan?

    •  

      Kalo potensi ancaman selalu diprediksi dr utara fan selatan.
      Tapi latihan ini untuk peningkatan kemampuan dan mengasah keterampilan personil bung. Berhubung anggaran utk latihan meningkat maka frekuensi latihan dan kualitas latihan jg ditingkatkan bung.
      Makanya sekarang sering latihan.

    •  

      yaa tentara kerjaanya kalo engak latihan mau apa lagi bung …maka nya latihan selain mengasah kemampuan juga membuat mereka tidak banyak ngangur….karna bahaya kalo banyak ngangurnya nanti banyak ngawurnya…nanti malah kayak jaman dulu,,,sampai ada kalimat populer “mentang mentang kentro nganu yaa orak bayar emange barangku yoo barang negoro opo…?!?!?!
      jadi harus banyak kegiatan positif….selain memperbaik citra juga menjaga marwah kesatuan….!!!

  8.  

    TNI memang luar biasa, dengan anggaran terbatas masih bisa menunjukkan tajinya
    bayangkan jika anggaran pertahanan setara dengan Cina, bisa gempar dunia

  9.  

    @Anu
    Duit negara lah, Yunani saja bisa belanja banyak padahal itu negaranya sedang krisis keuangan
    Harusnya pihak legislatif lebih berani mengusulkan anggaran pertahanan di naikkan, ibarat rumah mewah pagarnya dari bambu, gampang bener di terobos maling

    •  

      tanya fuhrer merkel soal yunani dapet dari mana? ditanya duitnya gimana dan buat apaeh malah deal buka pelabuhan dgn kiminis china

      kalo seperti tahun 60an “takda duit, kemplang saja” ya saya tolak

      •  

        pelajari krisis finansial dan krisis hutang yunani

        sederhananya yunani bisa borong alutsista meski dlm keadaan krisis hutang karena duit bantuan dari jerman lewat uni eropa lucunya malah dipake beli alutsisita made in jerman sendiri.
        dkiritik oleh uni eropa malah ngambek malah berkelit itu duit buat ganti rugi sebagai korban perang dunia 2 dan mulah beralih ngikut jalur imperialis sutra china.

        lebih baik jerman aneksasi yunani saja sebagai ganti konigsberg di aneksasi rusia jadi kaliningrad.

        :DDDDDD

  10.  

    @Anu
    Maaf bung, saya tidak mengerti apa yang anda maksud

  11.  

    loh malah bales komen sendiri