Home » Alutsita Canggih » Angkatan Udara India Ingin Pesan 83 Jet Tempur Tejas

Angkatan Udara India Ingin Pesan 83 Jet Tempur Tejas

Jet tempur ringan (LCA) Tejas buatan HALIndia. © scoopwhoop.com

JakartaGreater.com – Angkatan Udara India (IAF) telah secara resmi meminta Hindustan Aeronautics Limited (HAL) untuk mengajukan proposal untuk membuat 83 jet tempur Tejas tambahan. Dari jumlah tersebut, 73 unit akan menjadi versi upgrade yang disebut ‘Mark-1A’ dan 10 unit akan menjadi versi pelatih – versi kursi ganda – yang sesuai dengan spesifikasi Final Operational Clearance (FOC), seperti dilansir dari laman Defence Update.

HAL akan mengajukan proposal tersebut dalam waktu 90 hari yaitu pada bulan Maret tahun depan. HAL sudah membuat 40 unit jet tempur ringan Tejas sesuai standar FOC yang ditetapkan oleh IAF.

Saat ini, Mark 1-A pertama dapat siap untuk penerbangan perdana pada tahun 2019. Tribune pertama kali melaporkan pada 14 November bagaimana Kementerian Pertahanan (MoD) membersihkan rintangan proyek tersebut dan lebih tertarik pada proyek ‘Make in India’ dari pesawat tempur ringan, Tejas.

Pada tanggal 7 November tahun lalu, Dewan Akuisisi Pertahanan, yang diketuai oleh Menteri Pertahanan Manohar Parrikar, menyetujui pengadaan 83 pesawat versi ‘Mark1-A’. Tapi pesanan formal belum ditempatkan. Sudah hampir dua tahun yang lalu, pada bulan Desember 2015, IAF mengindikasikan kebutuhan 100 unit pesawat LCA Tejas MK 1-A, yang mana pesanan formal harus ditempatkan. Rencana manufaktur dan penyelesaiannya adalah dari tahun 2018-2022 atau 2023.

Pencarian proposal dari HAL, yang dimiliki Departemen Pertahanan India, merupakan langkah awal untuk mendapatkan jet ini. Ada 123 unit jet Tejas – dalam dua varian – yang dipandang oleh Kementerian Pertahanan. 40 pesawat versi dasar telah dipesan dan sedang diproduksi. Versi Mark 1-A akan memiliki 43 unit yang merupakan versi di atas versi dasarnya.

IAF menginginkan radar AESA untuk menggantikan radar Elta buatan Israel yang memindai secara manual. Selain itu, ia menginginkan ‘jammer perlindungan diri’, dilengkapi dengan kemampuan pengisian bahan bakar eksternal.