Home » Militer Indonesia » Kaltara Surati PTDI Tanyakan Mekanisme Pembelian Pesawat

Kaltara Surati PTDI Tanyakan Mekanisme Pembelian Pesawat

Pesawat N-219 Nurtanio (foto: Lapan)

Nunukan, Jakartagreater.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyurati PT Dirgantara Indonesia (PTDI) untuk menanyakan mekanisme pembelian pesawat jenis N219 dan tata cara pengelolaannya.

Hal ini menindaklanjuti gagasan Gubernur Kaltara Irianto Lambrie yang berkeinginan membeli pesawat buatan dalam negeri untuk memenui kebutuhan penerbangan masyarakatnya di wilayah perbatasan dengan Malaysia.

Irianto Lambrie melalui pesan tertulisnya, Jumat, 29/12/2017 menyatakan pesawat yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo ini dibuat oleh putera puteri terbaik bangsa Indonesia atas kerja sama PT DI dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Sehubungan dengan minatnya tersebut, dia mengaku telah mengirimkan surat kepada PT DI perihal rencana pemaparan Pemprov Kaltara yang dijadwalkan Januari 2018.

Sesuai ketentuan dalam keputusan Menteri Perhubungan RI Nomor KM82 Tahun 2004 tentang Prosedur Pengadaan Pesawat Udara dan Helikopter untuk Kegiatan Angkutan Udara harus mendapatkan persetujuan Dirjen Perhubungan Udara.

Oleh karena itu, Pemprov Kaltara telah melayangkan surat kepada Kementerian Perhubungan RI selain PTDI.

“Aturannya mekanisme pembelian pesawat dan helikopter itu harus disetujui Dirjen Perhubungan Udara makanya menyurat juga ke Kemeterian Perhubungan,” kata dia.

Irianto Lambrie mengutarakan anggaran pembelian pesawat tahap pertama telah dianggarkan Pemprov Kaltara pada APBD 2018 sebesar Rp40 miliar dan direncanakan penganggaran tahap kedua pada APBD 2019.

Mengenai pesawat Nurtanio yang diinginkan tersebut, Pemprov Kaltara perlu melakukan kajian terkait dengan kebutuhan dan rute penerbangannya. (Antara).