F/A-18 Finlandia Uji Coba Mesin Yang Dicetak Pakai Printer 3D

Jet tempur F-18 Hornet Finlandia. © Ilmavoimat

JakartaGreater.com – Bagian mesin pesawat yang dicetak menggunakan Printer Metal 3D pertama melakukan penerbangan perdananya pada tanggal 5 Januari 2018. Bagian ini telah dipasang pada pesawat tempur F/A-18 Hornet Angkatan Udara Finlandia.

Dilansir dari laman Patria Aiation, mereka telah mengerjakan proses pembuatan untuk bagian tersebut dengan menggunakan Printer Metal 3D selama dua tahun terakhir.

Bagian ini dirancang sesuai dengan persetujuan MDOA yang diberikan kepada Patria dan diproduksi dari superalloy Inconel 625. Persetujuan MDOA tersebut mengacu pada Persetujuan Organisasi Desain Militer sesuai dengan Persyaratan Penerbangan Militer Eropa (EMAR) dan diberikan oleh Otoritas Penerbangan Militer Finlandia (FMAA).

Mesin LEAP-A1 dicetak menggunakan Printer Metal 3D. © CFM International

Patria secara aktif telah terlibat dalam mengeksplorasi metode baru pembuatan dan perbaikan berbagai suku cadang. “Untuk bagian ini, pekerjaan pengembangan telah dilakukan selama dua tahun terakhir, dengan tujuan untuk mengeksplorasi proses pembuatan komponen menggunakan Printer 3D, mulai dari drawing board hingga aplikasi praktis.

“Kami akan terus meneliti metode pembuatan aditif, dengan tujuan membuat teknologi baru yang lebih efisien”, kata Ville Ahonen, Vice President, unit bisnis Patria Aviation.

Dengan menggunakan pencetakan 3D untuk membuat suku cadang memungkinkan proses yang lebih cepat untuk pelanggan yang perlu menyelesaikan produk, serta penciptaan struktur yang lebih baru dan lebih baik.