Home » Alutsita Canggih » Media China : Militer India “Terlalu Amatir” Gunakan Alat Canggih

Media China : Militer India “Terlalu Amatir” Gunakan Alat Canggih

Kapal selam bertenaga nuklir Angkatan Laut India, INS Arihant. © Chanakyathegreat via commons.wikimedia.org

JakartaGreater.com – Sebuah media berbahasa China menyebut bahwa Angkatan Laut India terlalu amatir untuk mengoperasikan kapal selam nuklir kebanggaan armadanya karena seseorang telah membiarkan sebuah pintu penutup terbuka, seperti dilansir dari laman Asia Times.

Global Times juga mengatakan, bahwa teknologi “oplosan” Angkatan Bersenjata India tidak saling kompatibel meskipun miliaran dolar telah dikeluarkan untuk mengimpor senjata dari berbagai pemasok, termasuk Rusia, Prancis, Inggris dan Amerika Serikat, sementara juga mencoba mengembangkan versi dalam negeri.

INS Arihant, satu-satunya kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir buatan India dan simbol ambisi “Laut Biru” negara itu, baru saja terlihat sejak menyelesaikan uji coba laut pada awal tahun 2016 dan resmi diluncurkan pada bulan Agustus di tahun yang sama.

Baru-baru ini diungkapkan bahwa kapal selam tersebut, yang di bangun dengan biaya sebesar US $ 2,9 miliar, terpaksa kembali ke pelabuhan setelah sebuah lubang belakang dibiarkan terbuka saat menyelam dan membanjiri pembangkit propulsi. Kompartemen propulsi pada kapal selam bertenaga nuklir tersebut mencakup reaktornya.

Global Times mengolok-olok “ketidakdisiplinan serta kelambanan” dari komandan dan awak kapal selamnya dan mengatakan bahwa Angkatan Laut India mungkin “terlalu amatir” untuk mengoperasikan kapal selam canggih dan rumit tersebut.

“Sebagai senjata strategis, kapal selam nuklir membutuhkan perawatan dengan hati-hati, pengelolaan dan operasional yang ketat. Namun, para pelaut di kapal selam itu telah gagal merawatnya dengan baik”, menurut pakar militer asal Beijing.

Menurut media India, The Hindu, kapal selam tersebut harus menghabiskan lebih dari 10 bulan untuk pengeringan dan menjalani perbaikan di pelabuhan Visakhapatnam. Kementerian Pertahanan India mengatakan bahwa kapal selam yang berbobot 6.000 ton itu sekarang kembali beroperasi.

India adalah negara keenam yang berhasil membangun kapal selam nuklirnya sendiri, namun insiden tersebut sangat memalukan bagi angkatan bersenjata setelah mereka menunjukkan kekuatan militernya pada perayaan Hari Republik ke-69 akhir bulan lalu.