Home » Alutsita Canggih » Pantsir Akan Mengadopsi Rudal Hipersonik Baru

Pantsir Akan Mengadopsi Rudal Hipersonik Baru

Sistem rudal-artileri pertahanan udara Pantsir-S1 (SA-22 Greyhound). © Russian MoD via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Bergerak lebih dari lima kali kecepatan suara dan mampu untuk bermanuver dalam pola yang tidak terduga, sebelumnya tak pernah terpikirkan pada kecepatan tinggi, senjata hipersonik telah siap untuk mengubah wajah pertempuran modern.

Seperti dilansir dari laman Sputnik, sistem pertahanan udara yang memadukan rudal dan artileri milik Rusia, Pantsir dapat segera dilengkapi dengan persenjataan hipersonik, menurut laporan Rossiiskaya Gazeta yang mengutip dari sumber di kompleks industri pertahanan Rusia.

Menurut pejabat tersebut, yang berbicara dengan syarat anonim, penambahan rudal hipersonik akan menghasilkan peningkatan hingga tiga kali lipat dalam hal jangkauan efektif sistem Pantsir, mengantarkannya hingga 60 km dari jarak 20 km saat ini.

Sistem Pantsir-S1. Dilengkapi radar pelacak EHF, dua pasang senjata anti pesawat otomatis 2A38M dan 12 peluncur rudal anti pesawat. © UMKH77R via Wikimedia Commons

Sistem rudal-artileri pertahanan udara Pantsir, yang telah berhasil digunakan di Suriah, dirancang untuk melindungi infrastruktur penting melawan serangan udara dan juga serangan dari darat dan laut.

Sistem pertahanan Pantsir-S1 alias SA-22 Greyhound (NATO) telah diakui oleh militer AS sebagai senjata yang ideal untuk melawan hampir semua UAV yang ada.

Dalam konfigurasi sekarang, sistem pertahanan Pantsir seberat 30 ton tersebut bisa melumpuhkan target udara hingga sejauh 20 km (12,4 mil) dan bergerak di ketinggian hingga 15 km (9,3 mil).

Sistem tersebut juga dilengkapi dengan dua pasang senapan otomatis 2SA38M kaliber 30 mm dengan jangkauan efektif hingga sejauh 4 km (2,4 mil).