Kroasia Beli 12 F-16D Bekas Israel Seharga $ 500 Juta

Jet tempur F-16D Angkatan Udara Israel (IAF). © Efi Elian via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Pemerintah Kroasia akhirnya memutuskan untuk menggunakan jet tempur F-16D Barak bekas Angkatan Udara Israel, untuk menggantikan armada jet Rusia yang sudah tua, seperti dilansir dari laman Defense News.

Dewan Pertahanan Kroasia, termasuk Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic serta Perdana Menteri Andrej Plenkovic, telah membuat keputusan pada pertemuan tanggal 27 Maret 2018, menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Kroasia.

“Keputusan itu dibuat dengan suara bulat, dengan memper-timbangkan semua aspek, mulai dari aspek keuangan hingga kebutuhan Kroasia”, menurut Grabar-Kitarovic, seperti dilansir oleh harian lokal Dnevnik.

Biaya akuisisi 12 pesawat bekas tersebut diperkirakan bernilai sekitar $ 500 juta.

Pada bulan Oktober 2017 yang lalu, Kementerian Pertahanan Kroasia berkata, bahwa mereka memperoleh empat tawaran, termasuk tawaran yang diajukan oleh AS, Israel, Yunani dan Swedia. Tiga negara pertama menawarkan untuk memasok F-16 baru atau bekas, sementara tawaran Swedia adalah mengirimkan jet tempur JAS 39 Gripen.

Pembelian itu akan memungkinkan Kroasia untuk mengganti pesawat tempur MiG-21 yang dirancang Uni Sovietnya dengan para jet tempur baru. Jet pertama diharapkan di kirim ke Angkatan Udara Kroasia pada akhir tahun 2020.

Jet tempur F-16D Barak Israel dilengkapi dengan mesin Pratt & Whitney F100-PW-200 yang memiliki daya dorong 6.654 kilogram, memungkinkan terbang dengan kecepatan maksimum lebih dari 2 Mach, menurut data dari Angkatan Udara Israel (IAF).

Model jet tempur F-16D Barak pertama yang masuk ke dalam layanan Israel dilakukan pada tahun 1987.