Rusia dan Suriah Klaim Israel Dibalik Serangan Rudal

Jet tempur F-15i Ra’am Angkatan Udara Israel (IAF) © US Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – Kantor berita Suriah, SANA pada hari Senin melaporkan bahwa beberapa rudal telah menyerang pangkalan militer Tiyas, yang dikenal sebagai T4, di provinsi Homs, seperti dilansir dari Washington Post.

SANA juga mengatakan bahwa itu kemungkinan “agresi” Amerika Serikat, namun para pejabat AS mengatakan mereka belum meluncurkan serangan udara ke wilayah Suriah.

“Pada saat ini, Departemen Pertahanan AS tak melakukan serangan udara di Suriah. Namun, kami masih terus memantau situasi serta mendukung upaya diplomatik yang sedang berlangsung untuk menahan mereka yang diduga menggunakan senjata kimia di Suriah dan bertanggung jawab”, menurut pernyataan Pentagon.

Serangan rudal pada hari Senin, 9 April di Suriah menyusul serangan gas beracun yang dicurigai terjadi pada hari Sabtu di benteng terakhir yang tersisa bagi oposisi Suriah di kota Douma, yang mengakibatkan puluhan korban.

Sebuah kelompok pemantau perang Suriah mengatakan sekitar 14 orang tewas dalam serangan udara itu. Rami Abdurrahman, yang mengepalai Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris, mengatakan bahwa sebagian besar dari 14 orang yang tewas adalah orang Iran atau anggota kelompok dukungan Iran.

Stasiun TV Al-Manar Hizbullah menggambarkan serangan udara sebagai “agresi Israel”. Seorang pejabat militer Suriah juga mengatakan Israel berada dibalik serangan itu.

Televisi pemerintah Suriah mengutip pejabat militer yang tak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa jet tempur F-15 Israel telah menembakkan beberapa rudal jelajah dari wilayah udara Lebanon.

Militer Rusia juga mengklaim bahwa Angkatan Udara Israel ada dbalik serangan udara. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa 2 jet tempur Israel menembakkan delapan rudal ke pangkalan udara T4 dari wilayah udara Lebanon. Pertahanan udara Suriah mampu menembak jatuh lima rudal yang menyerang pangkalan militer T4 itu, namun tiga rudal lainnya berhasil menghantam bagian barat pangkalan.

Sharing

Tinggalkan komentar