Cegah India Beli S-400 Triumf, AS Pertimbangkan Jual THAAD

JakartaGreater.com – Pembelian potensial terhadap sistem rudal pertahanan udara Rusia menggarisbawahi ketergantungan New Delhi atas perangkat militer buatan Rusia di saat Amerika Serikat berusaha meningkatkan penjualan senjata ke negara itu, seperti dilansir dari laman Sputnik.

Amerika Serikat sedang mencoba untuk mencegah India menandatangani kesepakatan pengiriman rudal pertahanan udara S-400 dari Rusia, menurut surat kabar berbahasa Inggris dari India, Economic Times.

Menurut harian tersebut, AS dapat memasukkan masalah pertahanan rudal balistik dalam agenda pembicaraan mendatang dengan New Delhi ketika Menteri Luar Negeri dan juga Menteri Pertahanan India tiba di Washington pada tanggal 6 Juli 2018.

Kemungkinan akan tersedia opsi diatas meja bagi India untuk sebaliknya memilih sistem Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) buatan AS, yang konon sangat efektif bila digunakan untuk melawan rudal balistik jarak jauh.

Kemungkinan besar pembelian oleh India dari sistem rudal canggih S-400 dari Rusia telah memperoleh urgensi tambahan sekarang bahwa Kongres AS sedang mempertimbangkan undang-undang untuk memberi sanksi kepada produsen pertahanan Rusia yang mungkin dapat mempengaruhi bagi penerima senjata Rusia di luar negeri.

Sepenuhnya menyadari akan dekatnya kerjasama pertahanan antara New Delhi-Moskow, pemerintahan Trump tampaknya siap memberikan pengecualian bagi India asalkan mereka mulai mengurangi hubungan militernya dengan Rusia.

India telah menyatakan bahwa mereka mulai merundingkan kemungkinan pengiriman rudal S-400 sebelum anggota parlemen AS mulai memperdebatkan masalah tersebut.

Selain itu, New Delhi tidak melihat adanya alasan apa pun untuk membatalkan kemitraan pertahanannya dengan Moskow, yang telah menjadi mitra terpercaya dalam beberapa konflik yang telah diperjuangkan India di masa lalu.

Potensi kesepakatan senilai $ 6 miliar tersebut muncul di saat pemerintahan Trump kini mempertimbangkan sanksi tambahan terhadap Rusia dan secara bersamaan mencoba menjalin aliansi militer dengan India.

India telah berencana untuk membeli 5 sistem rudal pertahanan udara jarak jauh S-400 Triumf. Jika pembelian itu dilakukan, AS harus memilih antara menghukum India karena melanggar sanksi ataukah memberikan pengecualian untuk menghindari memburuknya hubungan bilateral mereka.