Tingkatkan Konektivitas, INS Sumitra Kunjungi Sabang

dok. INS Sumitra India. (photo: Indian Navy)

New Delhi, Jakartagreater.com – Setelah kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia di mana kedua negara sepakat bahwa India akan mengembangkan pelabuhan Sabang, kapal angkatan laut India pertama INS Sumitra melakukan kunjungan pertamanya ke pelabuhan pada hari Selasa 10 Juli 2018, dirilis Timesofindia.indiatimes.com, Rabu, 11-7-2018.

Kunjungan angkatan laut ini bertepatan dengan kunjungan pejabat senior India ke Indonesia untuk mendalami cara-cara meningkatkan konektivitas antara Pulau Sumatera dan Andaman & Nicobar dan menekankan pentingnya hubungan laut. Sebuah forum investasi di Banda Aceh antara kedua pihak melibatkan pejabat dari administrasi Andaman -Nicobar dan perusahaan-perusahaan India yang berbasis di kepulauan Andaman-Nicobar.

Pada tahun terakhir, pemerintah mendorong keras untuk memberikan hasil KTT perdana menteri – minggu ini, para pejabat India telah berada di Indonesia dan Nepal untuk mempercepat pekerjaan di bidang infrastruktur di kedua negara, yang merupakan perwujudan yang dijanjikan.

Di Nepal, para pejabat dari kedua belah pihak bertemu dalam kelompok kerja gabungan untuk mengoperasionalkan hubungan kereta api yang merupakan pengiriman besar kunjungan PM awal tahun ini. Dua proyek rel kereta api, Jayanagar-Bijalpura-Bardibas dan Jogbani-Biratnagar dijadwalkan untuk memiliki layanan kereta segera setelah kedua belah pihak menyelesaikan beberapa peregangan pada bulan Oktober tahun ini.

Di Indonesia, sebuah pernyataan resmi dari kedutaan India di Jakarta mengatakan, “Kapal (INS Sumitra) berlayar dari Port Blair dan mengunjungi Sabang untuk perputaran operasional rutin, dimana akan mengambil ketentuan dan bahan bakar sebelum pergi untuk penempatan lebih lanjut di Samudera Hindia. INS Sumitra dikomandani oleh Cdr Rajesh Rana dan memiliki 17 perwira dan 129 awak. ”

India akan bekerja untuk mengembangkan infrastruktur dasar di daerah tersebut, di saat kedua negara mendalami pariwisata, terutama pariwisata pelayaran dan ekowisata; konektivitas transportasi udara dan transportasi laut untuk memfasilitasi perdagangan antara kedua belah pihak. Pejabat Indonesia pada pertemuan meyakinkan pihak India “pihak berwenang akan memfasilitasi investasi India di wilayah tersebut dan perdagangan hubungan dengan India.”