Upgrade F-16 UEA Oleh BAE Systems, Raytheon

Jet tempur F-16E Angkatan Udara UEA saat mengikuti latma Red Flag 2009 di Nellis AFB, AS © U.S. Air Force via Wikimedia Commons

JakartaGreater.com – BAE Systems akan menyediakan komputer kontrol penerbangan terbaru yang berpotensi untuk meningkatkan Lockheed Martin F-16 yang dioperasikan oleh UAE, menurut pengumuman perusahaan yang dilansir dari laman Flight Global.

Lockheed Martin telah memilih BAE untuk memasok Komputer Kontrol Penerbangan Digital untuk armada jet tempur bermesin tunggal F-16 Angkatan Udara Kerajaan Uni Emirat Arab.

Pesanan awal meliputi desain, uji penerbangan dan sertifikasi komputer baru, dengan pesanan produksi lanjutan dari 100 sistem yang diharapkan pada tahun 2020 dan tahun 2021.

Dalam berita terpisah, Raytheon juga telah memperoleh kontrak akan mendesain ulang, mengembangkan dan membuat proyektor untuk Digital Light Engine (DLE) Head-Up Display (HUD) buatan BAE Systems yang akan digunakan pada armada F-16 UAE.

Pesanan lebih lanjut bisa ditandatangani dibawah perjanjian saat ini guna menyediakan upgrade komputer kontrol penerbangan dan “potensi pengembangan F-16 baru”, sebut keterangan BAE.

Bahrain telah menempatkan pesanan untuk F-16 Blok 70 guna me-restart jalur perakitan Lockheed, yang saat ini sedang dipindahkan ke Greenville, Carolina Selatan. Lockheed Martin juga menawarkan pesawat tersebut ke militer India.

Sebanyak 315 unit F-16 bisa jadi telah dipesan hingga 2028, sebut BAE.