Jul 112017
 

Truk HX2 Modern dilengkapi sistem pertahanan aktif. © Rheinmetall

Perusahaan Rheinmetall MAN Military Vehicles ini telah memasuki kesepakatan kerangka kerja dengan Bundeswehr (militer Jerman) untuk memasok lebih dari 2.200 truk canggih, seperti dilansir dari laman Defence Blog.

Dalam memulai proyek besar ini, perusahaan Rheinmetall akan memainkan peran utama dalam memodernisasi armada militer Jerman yang terdiri dari ribuan kendaraan logistik.

Kontrak yang diberikan oleh Kantor Federal untuk Dukungan Peralatan, TI dan Pelayanan Bundeswehr (BAAINBw) dan akan berlangsung selama tujuh tahun. Kerangka kerja kontrak mencakup total 2.271 unit kendaraan dari keluarga truk HX2 dengan nilai kotor sekitar € 900 juta atau lebih dari Rp. 13,7 triliun.

Untuk tahap awal, sebanyak 558 unit truk dengan nilai kotor sekitar € 240 juta atau lebih Rp. 3,66 triliun telah diambil berdasarkan kontrak, termasuk peralatan khusus dukungan pelatihan.

Sebagian besar komponen utama yaitu mesin, as roda, transmisi dan pembangunannya akan diproduksi di Jerman, meskipun kendaraan tersebut akan dirakit pada pabrik Rheinmetall MAN Military Vehicles (RMMV) yang ada di Wina (Austria). Pengiriman lot pertama akan berlangsung selama periode 2018 – 2021.

Khusus dalam operasi multinasional, kehadiran kendaraan RMMV ini di seluruh dunia telah menawarkan keuntungan besar dalam hal interoperabilitas dan logistik. Negara pengguna kendaraan HX2 saat ini meliputi Inggris, Australia, Selandia Baru dan Denmark. Norwegia dan Swedia juga telah memberikan pesanan substansial dengan RMMV.

Pesanan terbaru dari Bundeswehr ini menggarisbawahi status Rheinmetall sebagai salah satu pemasok sistem dan peralatan militer terdepan di dunia untuk pasukan darat, dengan sebuah tambahan portofolio kendaraan taktis dan logistik, baik kendaraan berantai ataupun beroda.

Truk HX2 Modern menggantikan kendaraan tua KAT I

Berdasarkan program Unprotected Transport Vehicle (UTF) Bundeswehr, kendaraan baru dari keluarga Rheinmetall HX2 ditetapkan untuk menggantikan generasi truk KAT I yang di buat oleh MAN, beberapa diantaranya telah melayani dengan setia selama 40 tahun. Karena usia mereka yang telah lanjut dan suku cadang serta biaya perawatan terkait, bagaimanapun kendaraan KAT I tidak lagi memenuhi standar yang ada saat ini.

Dalam operasi baik di dalam maupun di luar negeri, angkatan bersenjata modern bergantung pada mobilitas dan logistik yang andal dan terjamin.

Kekokohan, fleksibilitas dan fungsionalitas adalah kriteria kinerja yang paling penting, tidak peduli seberapa buruk jalan atau seberapa sulit medannya. Yang terpenting lagi yakni solusi perlindungan tambahan yang fleksibel, sangat penting untuk menjaga para kru tetap aman selama melakukan operasi.

Generasi terbaru kendaraan HX2 dari RMMV memenuhi semua kriteria ini. Ini adalah hasil dari pengalaman selama puluhan tahun dalam pengembangan, pembangunan dan pelayanan kendaraan militer.

Dengan sekitar 10.000 kendaraan yang sekarang beroperasi di seluruh dunia, jumlah HX2 di antara truk militer paling banyak digunakan di dunia, dengan pengalaman operasional yang melimpah.

Teknologi produksi massal yang teruji untuk memenuhi kebutuhan militer

Keluarga HX2 ini hadir dalam varian mulai dari 4×4 sampai 10×10, bisa dikonfigurasi untuk sejumlah misi berbeda mulai dari truk kargo dan kendaraan pemulihan tugas berat, sampai truk tangki maupun berbagai platform sistem. Mesin yang menggerakkan truk ini dirancang untuk menghasilkan daya hingga 680 TK.

Konsep keluarga kendaraan ini menghasilkan mode operasi, perawatan dan perbaikan yang sama persis seperti suku cadang, yang pada gilirannya menyebabkan biaya siklus hidup lebih rendah. Apalagi RMMV juga menawarkan dukungan layanan secara penuh, semua berasal  dari satu sumber.

Mengikuti pendekatan military-off-the-shelf (MOTS) yang ketat, Rheinmetall menggunakan komponen produksi massal yang telah dimodifikasi dengan andal dalam keluarga HX2, yang dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan militer. Ini menghasilkan kendaraan militer yang maksimum sesuai efektivitas biaya.

Karakteristik penting dari kendaraan ini adalah desain sasis yang kuat, yang memungkinkan penyertaan elemen perlindungan tambahan. Menampilkan beban as roda depan terberat di kelasnya, kendaraan tersebut bisa menangani kabin pengemudi yang sangat terlindungi yang cukup besar untuk tiga orang.

Selanjutnya, kabin juga dapat dilengkapi dengan sistem ventilasi NBC opsional, serta sistem komando dan kendali terpadu, terhubung ke sistem prajurit, stasiun senjata kendali jarak jauh (RCWS), jammers dan sistem pertahanan aktif (ADS) serta tabir asap.

Sejak awal, truk-truk HX-2 Modern ini dirancang tidak hanya memiliki ketahanan maksimal, kapasitas muatan, mobilitas dan kemampuan terrain, namun juga beroperasi pada suhu -32° C sampai 49 °C. Mereka juga dapat disesuaikan untuk beroperasi di semua iklim lainnya, kit Arktik tersedia untuk sejumlah kendaraan yang memungkinkan beroperasi pada suhu -46° C. Hal ini juga memungkinkan untuk menyesuaikannya dengan sistem C4I tanpa konversi besar, sementara kompatibilitas elektromagnetiknya melebihi semua truk lain yang ada di pasaran.

Kemampuan khusus lainnya termasuk melintasi perairan dengan kedalaman standar 1,5 m tanpa persiapan sebelumnya. Selain itu, mesin mutakhir yang menggerakkan truk HX2 ini memiliki kompatibilitas penuh F34 sesuai dengan konsep bahan bakar tunggal NATO.

Bagikan:

  2 Responses to “2.271 Truk Canggih Rheinmetall untuk Militer Jerman”

  1.  

    Tjoss gandoss

  2.  

    Dan berita di JGKR bulan depan…Indonesia akan membeli truk KAT 1 dari Jerman ;D

 Leave a Reply