2 Korvet Sigma Class Indonesia Merapat ke Filipina

2 Korvet Sigma Class Indonesia merapat ke Dermaga Gensan (Makar Wharf), General Santos, Filipina, 29/10/2017.

General Santos. Jakartagreater.com – Dua kapal perang Sigma class yaitu KRI Sultan Hasanuddin (SHN)-366 dengan Komandan Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung dan KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dengan Komandan Letkol Laut (P) Andri Kristianto tiba di Dermaga Gensan (Makar Wharf), General Santos, Filipina. Minggu, (29/10/2017).

Kedua Kapal perang buatan Belanda yang tergabung dalam Satgas Port Visit 2017 Vietnam-Filipina tersebut bersama Taruna Taruni Akademi Angkatan Laut (AAL), disambut dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Lagu Kebangsaan Filipina.

2 Korvet Sigma Class Indonesia merapat ke Dermaga Gensan (Makar Wharf), General Santos, Filipina, 29/10/2017.

Kemeriahan nampak terlihat saat spanduk ucapan selamat datang dibentangkan untuk KRI SHN-366 dan KRI SIM-367 oleh AL Filipina dan undangan di dermaga.

Saat sandar Letkol Laut (P) Bina Irawan Marpaung selaku Dansatgas Port Visit 2017 bersama Letkol Laut (P) Andri Kristianto disambut oleh Konjen RI untuk Davao City Bapak Berlian Napitupulu, Athan RI Filipina Kolonel Laut (E) Asep Saefudin, Head of Conselor Davao City, Bapak Gufron, Wakil Walikota Gensa Filipina, dan undangan lainnya. Setelah menerima pengalungan bunga Letkol Bina mengajak Bapak Konjen dan seluruh rombongan melihat lebih dekat KRI SHN-366 di ruang anjungan yang dilanjutkan makan siang bersama dan saling tukar cindermata.

2 Korvet Sigma Class Indonesia merapat ke Dermaga Gensan (Makar Wharf), General Santos, Filipina, 29/10/2017.

Naval Force East Mindanao (NFEM) Kolonel Aldrin Doctor dalam sambutannya menyampaikan, selamat datang kepada Komandan KRI SIM-367 dan KRI SHN-366 serta prajurit Satgas Port Visit 2017 di Filipina, semoga seluruh ABK dan Taruna dapat menikmati suasana kota di Filipina dan mendekatkan diri satu sama lain melalui saling tukar pengalaman sebagai sesama Angkatan Laut, tentunya kegiatan ini juga sebagai sarana memperkenalkan budaya antara Indonesia dan Filipina sehingga persahabatan kedua negara semakin erat begitu pula dengan Angkatan Lautnya. (Dispen Koarmatim).