Aug 032017
 

Senggolan dua pesawat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, 3/8/2017 (photo: Gerry Soejatman @GerryS)

Medan – Dua pesawat udara di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara mengalami insiden setelah sayap kedua pesawat tersebut bersenggolan, Kamis, 3/8/2017.

Informasi yang didapatkan di Bandara Kualanamu, senggolan yang terjadi pada pukul 11.40 WIB tersebut melibatkan pesawat Lion Air dan Wings Air.

Salah satu pesawat yang mengalami insiden sayap tersebut adalah Wings Air jenis ATR 72-500. Meski tidak menyebabkan korban jiwa, tetapi insiden tersebut menyebabkan gangguan layanan penerbangan di Bandara Kualanamu.

Humas Bandara Kualanamu Abdi Negara belum bersedia memberikan keterangan dan mengarahkan wartawan untuk mempertanyakan masalah itu ke bagian airnav.

Manejer Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Bandara Kualanamu Wijoyoso Handian juga belum dapat memberikan keterangan ketika dihubungi melalui telepon genggamnya.

Staf K3 Bandara yang mengangkat telepon genggam Wijoyoso Handian mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan mengenai peristiwa tersebut.

“Nanti setelah jelas, akan disampaikan hasilnya,” katanya tanpa bersedia menyebutkan namanya.

Penerbangan Normal

Aktivitas penerbangan di Bandar udara Kualanamu kembali berlangsung normal pascaperistiwa senggolan sayap antara pesawat Lion Air dengan Wings Air.

Dalam pesan singkat yang diterima Antara di Medan, Kamis, 3/8/2017, Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Didiet KS Radityo mengatakan, setelah peristiwa yang terjadi pada Kamis pukul 11.01 WIB, diminta kepada Angkasa Pura 2 untuk melakukan pemeriksaan landasan pacu (runway) dan pembersihan FOD.

Dari proses pembersihan yang dilakukan di Runway 23 Bandara Kualanamu tersebut, pihaknya mengakui adanya dampak pada aktivitas penerbangan.

Pihaknya mencatat adanya dampak terhadap 21 penerbangan yang terdiri dari 15 pemberangkatan (departure) dan enam kedatangan (arrival).

“Namun kesemuanya dapat terkelola dengan baik,” katanya.

Ia menjelaskan, peristiwa senggolan sayap pesawat itu terjadi antara pesawat Lion Air tipe Boeing 737-900 ER dengan pesawat Wings Air tipe ATR 72-500.

Lion Air dengan registrasi PK-LJZ nomor penerbangan JT 197 itu melayani penerbangan dari Banda Aceh menuju Medan. Sedangkan pesawat Wings Air dengan registrasi PK-WFF nomor penerbangan IW 1252 dari Medan menuju Meulaboh.

Setelah pengelola Bandara Kualanamu melakukan pengecekan dan pembersihan FOD di Runway 23, operasional penerbangan di infrastruktur transportasi udara itu kembali normal.

“Dengan sinergi dan koordinasi yang baik dari semua stakeholder penerbangan di lapangan, kami dapat mengatasi peristiwa ini dapat ditanggulangi dengan cepat dan baik,” ujar Didiet, dilansir Antara, 3/8/2017

Bagikan :

  16 Responses to “2 Pesawat Senggolan di Bandara Kualanamu”

  1.  

    sering bgt kejadian kya gini ..apa systemnya yg eror atau orgnya yg eror??

    •  

      Gara2 gak ngidupkan lampu sein waktu mau belok. Jd gini jadinya. Untung kejadiannya di darat, klo diudara …..terpaksa pilotnya keluar dulu utk betulkan kerusakan.

  2.  

    He..num
    ber one

  3.  

    penyebab nya 2 faktor..
    1. landasan pacu nya yg kurang lebar??.
    2. ukuran pesawat nya tambah lebae dan panjang??.
    opini pribadi ane sie yg no 2…krn bebrapa thn lalu kan jarang terjadi kejadian spt ini dan runway msh ttp spt dl tdk ada pelebaran, nah terbukti ukuran pesawat lah yg semakin dilebarkan..itu imho lhooo

    •  

      – Bandara Utama Kawasan Sumatra Utara itu masih gress alias baru pemindahan dr Ibukota Sumut Medan ke Kuala Namu, gak mungkin sempit.

      – Ukuran pesawat lebar dan panjang itu juga bukan, karna masing2 lapak parkir sudah disediakan.

      Yg salah adalah Tukang Parkir, Phd karna beliau salah priitttt ke kiri tp tangannya malah kekanan.
      Bueheheheheee

  4.  

    untung gak ada korban

  5.  

    Bukan soal panjang dan lebar landasan.

    Juga bukan soal panjang sayap.

    Baik Wings Air maupun Lion Air adalah maskapai dengan tiket murah.

    Tiket murah artinya gaji pilot dan crew cabin juga lebih sedikit dari maskapai lain.

    Tiket murah artinya dipilih pilot dan crew cabin yang masih muda dan sedikit pengalaman sehingga bisa digaji lebih murah.

    Tiket murah artinya biaya pelatihan bagi para pilot minim. Perlu anda ketahui bahwa pilot yang berpengalaman pun butuh pelatihan untuk penyegaran dan brain storming.

    Karena sedikit pelatihan ya maklum saja kecelakaan melulu dan senggolan sayap itu adalah kecelakaan paling ringan yang mungkin terjadi.

    •  

      Oooo…begitu ya suhu.
      Berarti suhu sering beli tiket pesawat murahan ya.? 😆

      •  

        Hanya sekali naik Lion Air trus kapok naik lion Air.

        Baru sekali naik Wings Air.

        •  

          Bagaimana denga AdamAir bung?

          •  

            Adam Air ditutup ya gara-gara 4 sebab itu.

            Gara-gara pilot kurang training maka pesawat bisa tersesat ke bandara lain dan bahkan jatuh ke laut.

            Karena jatuh ke laut maka harus menanggung biaya klaim yg tidak mampu dia tanggung. Akhirnya tutup.

            Pemilik Lion Group tidak belajar dari pengalaman Adam Air.

            Walau Lion group besar, saya yakin suatu saat nanti Lion Group akan bangkrut jika terlalu angkuh sehingga tidak memperbaiki sistem manajemennya.

          •  

            Basa jadi, apalagi Lion terlalu asik belanja pesawat dalam jumlah yang mencengangkan. Bisa-bisa dia terjerat sendiri oleh beban belanja besar itu.

          •  

            *bisa jadi.

        •  

          Sriwijaya Air?
          Batik Air?
          Susi Air? (*Yg ini bahaya, tolong dipertimbangkan penilaiannya 😆 )

          Tolong suhu review nya heheheeekk

          •  

            Sriwijaya lumayan.

            Batik Air harga tiket dan fasilitasnya hampir seperti Garuda, namun karena Batik Air satu group dengan Lion maka bisa jadi Batik Air akan jadi sapi perah group Lion untuk mensubsidi kerugian Lion ataupun Wings.

            Susi Air belum pernah naik.

  6.  

    Baiklah suhu…
    bukankah dgn kejadian spt ini, gaji kedua pilot akan dipotong jg, utk biaya perbaikan, jadi tmabah sdikit deh gajinya, klo gaji tambah dikit, yg ditabrak nantinya apanya pesawat ya?..ekor nya? moncong nya? ato bahkan body nya??….xixi maap suhu ane cuma becanda…salam damai selalu!!!

 Leave a Reply