Peminat S-400 Meningkat Setelah Beroperasi di Suriah

S-400 Rusia. (Mil.ru)

Kubinka, Jakartagreater.com – Ketertarikan internasional pada sistem pertahanan pertahanan udara S-400 tumbuh setelah partisipasi S-400 dalam operasi di Suriah dan setelah itu permintaan mereka sangat signifikan, ujar CEO eksportir senjata Rusia Rosoboronexport, Alexander Mikheyev, kepada TASS, 21/8/2018 di forum Army-2018, Kubinka, Rusia.

“Permintaan mulai signifikan setelah peristiwa Suriah. Kami akan dapat melihat ini di forum Army-2018. Proyek untuk India berjalan dengan baik. Pembicaraan sedang berlangsung,” katanya.

Sistem S-400 memberikan perlindungan udara untuk pangkalan Rusia di markas Tartus dan Hmeymim di Suriah.

S-400 adalah sistem pertahanan udara jarak jauh yang mampu menghilangkan segala serangan udara, termasuk serangan balistik. China dan Turki telah mengakuisisi S-400. Penandatanganan kontrak dengan India segera dilakukan.