Melihat Pabrik Pesawat Tempur Canggih F-35

Jakarta – Saat ini 80 pesawat tempur F-35 berjajar di pabrik pesawat Lockheed Martin di Fort Worth, Texas, Amerika Serikat. ABC mendapat akses untuk melihat langsung pembuatan pesawat canggih tersebut, yang di antaranya dipesan oleh Australia.

Kini eranya Pesawat Tempur F-35. Namun, sejumlah masalah mendera proses pembuatannya. Mahal dan tertunda-tunda. Namun ratusan pesawat jet kontroversial itu akhirnya diproduksi.

Pada tahun 2019 pabrik ini akan memproduksi satu pesawat jet setiap hari.

Pembelian pertama Australia, minggu ini mulai bergulir dari jalur produksi.

Pesawat jet itu disebut AU-1, dan bendera Australia di ekor pesawat begitu segar sampai-sampai hampir bisa mencium bau catnya.

Tetapi masih akan makan waktu sebelum pesawat jet itu terbang di angkasa Australia.

f35

Dua pilot Australia akan tiba di Amerika Serikat di akhir tahun 2014 atau awal tahun 2015 untuk memulai pelatihan pesawat jet tersebut di Luke Air Force Base di Arizona.

Salah satu perbedaan terbesar tentang pesawat ini adalah helm-nya.

Kamera dan sensor memungkinkan pilot memiliki visi 360 derajat. Ketika pilot melihat ke bawah, maka akan tampak, bahwa ia melihat tanah, seolah-olah badan dari pesawat itu terbuat dari kaca bening.

Pesawat yang dibeli Australia ini telah beberapa tahun terlambat. Dan harga akhir dapat mencapai $120 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) untuk satu pesawat jet, tergantung pada siapa Anda bertanya.

Ada kritikan yang mengatakan, Australia seharusnya tidak pernah berkomitmen pada program tersebut.

Pilot ujicoba, Bill Gigliotti, baru saja mendarat setelah 90 menit terbang ketika ditanya bagaimana perasaannya tentang pesawat jet tersebut.

Dikatakannya, pesawat itu mudah diterbangkan, dan kendati kini telah menghabiskan 250 jam dalam cockpit F-35, dia masih sempat deg-degan ketika lepas landas. (news.detik.com)

Sharing

Tinggalkan komentar