Jakarta Greater

Berita Militer dan Alutsista

Sosok Alm Serda Muhammad Ilman dikenal Paling Rajin Beribadah

Suasana duka menyelimuti kediaman keluarga korban almarhum Serda Muhammad Ilman di Jalan Rumbia, Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel pada kamis (28/7).

Abdullah orangtua almarhum Serda Muhammad Ilman nampak sibuk mengontrol persiapan pendirian tenda sementra Siti Aminah, ibu korban berada dalam rumah.

Kedua orang tua Serda Muhammad Ilman tidak menyangka jika anak mereka tewas di tangan rekan satu tim dalam operasi tinombala.
Sosok Alm Serda Muhammad Ilman dikenal Paling Rajin Beribadah 1

Foto almarhum Serda Muhammad Ilman semasa hidup dengan memakai seragam TNI tampak dipegang ibu tersebut untuk diperlihatkan kepada para pelayat yang datang.

Siti Aminah, ibu Serda Muhammad Ilman, sesekali terlihat menyeka air matanya yang menetes dengan kerudung kuningnya. Saat memperlihatkan foto anaknya, Aminah pun berujar bahwa almarhum Ilman akan dinikahkan pada akhir tahun ini.

Siti Aminah pada Selasa malam (26/7) mengaku sempat menghubungi almarhum dan mendapatkan pesan–pesan dari anaknya “Jaga kesehatan ibu ya,” kata Aminah menirukan perkataan Serda Muhammad Ilman. Siti Aminah tidak menyangka jika itu adalah pesan terakhir dari almarhum anaknya.

Hal yang sama turut dirasakan Abdullah. Dia mengaku sempat menghubungi untuk terakhir kalinya korban pada Rabu pagi namun ponsel almarhum sudah tidak lagi terhubung.

Aminah menimpali, bahwa anaknya yang merupakan lulusan Pesantren Mangkoso itu sejatinya tak pernah memiliki cita-cita menjadi tentara. Sejak kecil, Ilman bermimpi menjadi Hafidz Quran dan menyebar dakwah.

Siti Aminah tidak menyangka kalau anak keduanya akan meninggal di usia yang masih muda. (foto: tribunpangkap.com/Munjiyah)
Sosok Alm Serda Muhammad Ilman dikenal Paling Rajin Beribadah 2

“Dia itu mau jadi uztadz. Sudah sering mi ceramah sebelum jadi tentara. Bahkan teman-temannya di kesatuan memanggilnya pak Ustadz. Kalau cita-cita jadi tentara sendiri nanti lulus SMA, pada 2012 lalu. Satu kali mendaftar dan dinyatakan lulus,” jelasnya.

Menurutnya, Ilman adalah anak cerdas dan selalu berprestasi di sekolahnya. “Dia anak penyabar tapi humoris, penyayang dan menerima apapun makanan yang kubuatkan,” kata Aminah.

Menurutnya, saat menelepon hari Minggu lalu, Ilman sempat berbicara dengan ayahnya, adik, dan kakanya. Aminah mengatakan Ilman juga sempat cerita kalau dia sedang bertugas di wilayah pegunungan Poso.

Aminah awalnya tak percaya dengan kabar anaknya tertembak. Ia sempat menelepon Ilman berkali-kali namun tidak diangkat.

“Saya lalu telepon omnya yang di Korem Palu dan dia bilang positif’ mi itu Ilman meninggal jadi saya baru percaya,” jelasnya terisak.

Almarhum Muhammad Ilman lahir di Pangkajene, 13 Februari 1992. Sebagai anak ke 2 dari 4 bersaudara, Ilman dikenal paling rajin beribadah.

Ilman sempat sekolah di Pondok Pesantren Mangkoso namun hanya setahun lalu pindah di Nahdatul Ulum Maros sampai lulus dan mendaftar tentara.

Serda Ilman tergabung sebagai anggota TNI dengan NRP. 21130100250292. Almarhum sempat bertugas di Kodam Makassar tahun 2012 dan pindah ke Korem Palu sejak 2013.

“Dia baru ditempatkan di Poso sejak lima bulan lalu. Sebelumnya dia bertugas di Palu sejak 2013. Pada Januari lalu, almarhum pun sempat menjalani pendidikan di Bandung untuk penugasan Tinombala,” ujar Abdullah, Ayah Ilman.

Persiapan prosesi pemakaman Serda Muhammad Ilman, Intel Korem Tadulako Poso, di Pangkep (foto: makassarterkini.com/ Muh Subhan)
Sosok Alm Serda Muhammad Ilman dikenal Paling Rajin Beribadah 3

Seperti diketahui Muhammad Ilman anggota TNI asal Kabupaten Pangkep yang tergabung dalam tim 1 Operasi Tinombala. Serda Muhammad Ilman tewas setelah tertembus peluru.

Peluru tersebut diduga berasal dari tembakan dari atas bukit oleh anggota Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Tinombala, Rabu (27/7/2016) sekitar Pukul 12.30 Wita di Desa Towu, Kecamatan Poso.

Tahun 2016 ini sekitar lima bulan lalu almarhum ditugaskan ke Poso untuk Operasi Tinombala tergabung dalam Satgas Sandhi Yudha yang dipimpin Kapten Inf Khalef. (marksman/ sumber : tribunnews.com dan makassarterkini.com)

Share:

Penulis: